Pemerintah provinsi Papua melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua menjamin ketersedian ikan mencukupi menjelang dan sesudah Idul Fitri.
“Sejauh ini pasokan ikan Jayapura mengalami peningkatan, karena sekarang cuaca bagus dan hasil tanggakan nelayan banyak,’’ Kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Frengki Wally kepada wartawan, Rabu (23/7).
Dikatakannya, ketersediaan ikan di Jayapura sangat tersedia selama lebaran, begitupun dengan daerah-daerah seperti di Biak, Mimika dan Merauke. Sementara di wilayah pegunungan Papua, saat ini sudah dikemas dalam kulbox dan siap dikurim ke Wamena.
Jadi, kebutuhan ikan selama Idul Fitri diperikirakan meningkat dari tahun sebelumnya, karena tingkat komsumsi ikan sendiri di Papua cukup tinggi. Oleh karena itu, diperkirakan pasokan ikan cukup aman selama sebulan kedepan,” ujarnya.
Dikatakan Wally, harga ikan juga masih stabil dibandingkan dengan bulan-bulan kemarin, kendati beberapa jenis ikan laut mengalami sedikit kenaikan karena pasokan berkurang. Menjelang puasa dan Lebaran, harga ikan cenderung stabil.
Kadis juga mengakui jika, Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Papua di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, belum berfungsi optimal, karena penjualan ikan di PPI Hamadi per ekor, sementara PPI ditempat lain ikan dijual per kilo. Katanya.
Oleh karena itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Papua telah melakukan evaluasi dan membuat strukturnya, dan diharapkan dalam sebulan kedepan kita sudah bisa menerapkan struktur tersebut di PPI Hamadi, sehingga tidak ada lagi ikan dijual per ekor, tetapi dijual per kilo. Bebernya.
Ditambahkannya, di Papua, PPI tidak di semua daerah, hanya ada di Jayapura, Biak, Merauke Mimika dan Nabire. Hanya saja yang baru beroperasi Jayapura, karena yang lainnya masih dalam proses pembangunan.
Tinggalkan Komentar