Dua pleton Brigade Mobil (Brimob) Detasemen C Sorong dan dua pleton 752/VYS bersiaga untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi bentrok susulan. Aparat langsung berjaha di wilayah kedua kelompok massa yang bentrok.
Sementara menurut Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono, kejadian yang berlangsung di Sorong murni karena kriminalitas, dan disebabkan oleh minuman keras. Kejadian tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan hal-hal lain. Oleh karena itu, Sulistyo meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar.
Sementara warga yang terluka bernama Soleh Johar dan sedang dirawat intensif di RS TNI AL Sorong.
Sore tadi waktu Sorong, sudah dilakukan pertemuan antar tokoh agama dan tokoh masyarakat kedua belah pihak yang bentrok untuk memberikan pemahaman kepada warga agar tidak melanjutkan bentrokan, dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian.
Tinggalkan Komentar