Kadinkes Papua Tengah: Program Kartu Otsus Sehat Dukung Kesehatan Mental Pasca Pemilukada

Nabire, 6 Agustus 2024 – Kepala Dinas Kesehatan provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K), memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan program Kartu Otsus Sehat bagi warga yang mengalami stres dan memerlukan dukungan kesehatan mental pasca Pemilukada 2024.
Dijelaskan dr. Silwanus, program Kartu Otsus Sehat yang telah berjalan selama hampir dua tahun, merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan tambahan di luar BPJS. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan dokter spesialis ke RS Nabire, termasuk dokter spesialis jiwa (psikiatri), melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Jiwa milik pemerintah di Jayapura.
(Baca Juga : Pemprov Papua Tengah Siapkan RSUD Nabire untuk Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah)
“Kami telah membuat MOU dengan RS Jiwa di Jayapura. Jika ada pasien di Nabire yang memerlukan layanan kesehatan jiwa dan memiliki KTP Papua Tengah, mereka bisa dilayani,” ujar dr. Silwanus.
Untuk menangani pasien dengan masalah kesehatan mental, RS Mimika dan RS Nabire telah dipersiapkan. Jika diperlukan, pasien dapat dirujuk ke Jayapura dengan dukungan RS Jiwa di sana. Dr. Silwanus juga menyebutkan bahwa aspek pembiayaan telah didistribusikan oleh Pemerintah Provinsi Papua.
Pada hari Kamis, Pj. Gubernur akan menerima penghargaan dari pemerintah sebagai salah satu provinsi yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) di Jakarta. Dana Otsus di bidang kesehatan di Papua Tengah digunakan secara khusus untuk dua hal utama: membayar jaminan kesehatan dan mendistribusikan obat-obatan. Dana tersebut tidak digunakan untuk belanja pegawai, pembangunan, atau proyek-proyek lainnya.
“Khusus tahun 2024, kami memastikan bahwa dana Otsus di bidang kesehatan sepenuhnya digunakan untuk jaminan kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat dapat langsung merasakan manfaatnya,” tutup dr. Silwanus.
Dengan adanya program Kartu Otsus Sehat, diharapkan masyarakat Papua Tengah dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik dan menyeluruh, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan mental pasca-Pemilukada.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]





Tinggalkan Komentar