INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Polres Dogiyai Beri Sanksi kepada 19 Personel Mangkir, Mulai Teguran hingga Demosi

Polres Dogiyai Beri Sanksi kepada 19 Personel Mangkir, Mulai Teguran hingga Demosi

(Polres Dogiyai Beri Sanksi kepada 19 Personel Mangkir, Mulai Teguran hingga Demosi)
(Polres Dogiyai Beri Sanksi kepada 19 Personel Mangkir, Mulai Teguran hingga Demosi)

Dogiyai, 14 Juli 2026 – Polres Dogiyai menggelar sidang disiplin terhadap 19 personel yang melakukan pelanggaran disiplin berupa mangkir. Sidang berlangsung di Ruang Bhayangkari Polres Dogiyai, Selasa (14/7/2026), sebagai bagian dari komitmen institusi dalam menegakkan disiplin internal dan meningkatkan profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Sidang disiplin dipimpin oleh Pelaksana Harian (PLH) Wakapolres Dogiyai AKP Amron Sitorus dan didampingi Kabag SDM Polres Dogiyai IPTU Bambang Triyatwoko. Seluruh personel yang menjalani sidang diperiksa sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari pemeriksaan atas pelanggaran yang dilakukan hingga pembacaan putusan oleh pimpinan sidang.

Pelaksanaan sidang disiplin merupakan salah satu bentuk pembinaan internal yang rutin dilakukan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia terhadap anggota yang melakukan pelanggaran disiplin. Melalui mekanisme tersebut, setiap personel diberikan kesempatan untuk mengikuti proses pemeriksaan secara objektif sebelum keputusan dijatuhkan.

Dalam sidang tersebut, pimpinan sidang menetapkan sanksi yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan masing-masing personel.

“Hasil sidang menetapkan sanksi yang bervariasi sesuai tingkat pelanggaran, mulai dari teguran tertulis, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan mengikuti pendidikan, penundaan kenaikan pangkat, hingga mutasi bersifat demosi,” demikian hasil putusan yang disampaikan dalam persidangan.

Pemberian sanksi tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan agar setiap anggota Polri semakin disiplin dalam menjalankan kewajiban sebagai aparat penegak hukum. Penegakan aturan internal juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polres Dogiyai sehingga mampu memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan berintegritas kepada masyarakat.

Pelanggaran disiplin berupa mangkir menjadi salah satu bentuk pelanggaran yang mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan tanggung jawab personel dalam melaksanakan tugas kedinasan. Kehadiran personel sesuai ketentuan merupakan bagian penting dalam menjaga efektivitas pelayanan kepolisian, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Melalui sidang disiplin ini, Polres Dogiyai menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan diproses sesuai aturan yang berlaku tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan pembinaan. Langkah tersebut juga menjadi bentuk komitmen institusi dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, serta bertanggung jawab.

Selain sebagai penegakan aturan, sidang disiplin juga memiliki tujuan preventif agar menjadi pembelajaran bagi seluruh personel untuk senantiasa mematuhi peraturan kedinasan. Dengan demikian, kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh Polri dapat terus meningkat seiring dengan terjaganya disiplin dan integritas anggota.

Seluruh rangkaian sidang berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar. Proses pemeriksaan hingga pembacaan putusan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan Polri.

Polres Dogiyai berharap pelaksanaan sidang disiplin ini dapat menjadi momentum bagi seluruh personel untuk meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Dengan sumber daya manusia yang disiplin dan berintegritas, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian diharapkan terus meningkat sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan yang semakin optimal.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.