Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polres Dogiyai Gelar Razia di Sejumlah Titik Moanemani
Nabire, 15 Juli 2026 – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Dogiyai menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia senjata tajam (sajam) dan minuman keras (miras) di sejumlah titik strategis di Kabupaten Dogiyai, Rabu (15/7/2026). Hasilnya, petugas mengamankan satu buah parang dan tidak menemukan minuman keras maupun barang berbahaya lainnya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.20 WIT hingga 10.15 WIT tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Dogiyai Nomor Sprin/242/VI/PAM 5.1.1/2026 tanggal 30 Juni 2026 sebagai bagian dari langkah preventif menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Razia Dilaksanakan di Sejumlah Titik Strategis
Razia dipusatkan di wilayah Moanemani, tepatnya di Pertigaan Puskesmas, Pertigaan Pasar Ikan, dan Pertigaan Pos Perintis. Petugas memeriksa kendaraan roda dua, roda empat, serta barang bawaan masyarakat yang melintas di lokasi tersebut.
Kegiatan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad S. Rety dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Dogiyai dan Brimob.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM IPTU Bambang Triyatwoko, Kasat Reskrim IPTU Rusdi, S.H., Kasat Intelkam IPTU Jamiludin, Kasat Binmas IPDA Ponco Suharyanto, Danton BKO Brimob Yon A Polda Papua IPDA M. Saleh, serta Danton BKO Brimob Yon A Polda Papua Barat IPDA Purwito.

Sebanyak 15 personel Polres Dogiyai diperkuat satu regu Brimob Yon A Polda Papua dan satu regu Brimob Yon A Polda Papua Barat dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Satu Parang Diamankan, Tidak Ditemukan Miras
Dari hasil pemeriksaan selama kegiatan berlangsung, petugas mengamankan satu buah parang.

Namun, tidak ditemukan masyarakat yang membawa senjata tajam tanpa hak, minuman keras, maupun barang berbahaya lainnya.
Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis
Dalam arahannya kepada seluruh personel, Kabag Ops Polres Dogiyai menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Razia sajam merupakan upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Dogiyai,” ujar AKP Harsyad S. Rety.
Ia juga meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat selama pelaksanaan razia sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.15 WIT, situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Polres Dogiyai menilai pelaksanaan KRYD secara rutin menjadi salah satu langkah efektif dalam menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polres Dogiyai Akan Tingkatkan Patroli dan Deteksi Dini
Berdasarkan hasil analisis, kepolisian memprediksi masih terdapat pihak-pihak yang menyimpan senjata tajam maupun minuman keras dengan menghindari lokasi dan waktu pelaksanaan razia.
Karena itu, Polres Dogiyai merekomendasikan agar kegiatan KRYD, patroli dialogis, serta razia senjata tajam dan minuman keras terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.
Selain itu, fungsi Intelkam juga diminta meningkatkan deteksi dini serta memperkuat koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda untuk memperoleh informasi secara cepat terkait potensi gangguan kamtibmas.
“Sinergitas seluruh fungsi Polres Dogiyai bersama personel BKO akan terus ditingkatkan agar situasi kamtibmas di Dogiyai tetap aman.”
Dengan langkah preventif tersebut, Polres Dogiyai berharap stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Dogiyai dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar