INFO PAPUA
Home » Blog » BEM Uncen Jayapura Gelar Seminar Bertajuk “Pesta Demokrasi 2024, Saat Pejabat Menguasai Daerah”

BEM Uncen Jayapura Gelar Seminar Bertajuk “Pesta Demokrasi 2024, Saat Pejabat Menguasai Daerah”

BEM Uncen Jayapura Gelar Seminar Bertajuk "Pesta Demokrasi 2024, Saat Pejabat Menguasai Daerah"
(BEM Uncen Jayapura Gelar Seminar Bertajuk “Pesta Demokrasi 2024, Saat Pejabat Menguasai Daerah”)

Jayapura, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapura Papua (BEM UNCEN), melaksanakan Seminar bertajuk “Pesta Demokrasi 2024, Saat Pejabat Menguasai Daerah”.

Seminar tersebut menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing, dilaksanakan di Auditorium Uncen Jayapura, Jumat (24/03/2023).

Haris Azhar yang dihadirkan dalam seminar ini mengatakan, setiap pelaksanaan Pesta Demokrasi di Papua, kondisi di Papua tidak aman. Masih saja ada orang Papua yang terus mengungsi, hidup miskin, terjadi kekerasan dan korupsi.

Dikatakan, Indens Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia, tidak pernah bisa mengangkat daftar Papua dan Papua Barat lebih baik lagi.

Selain itu, Haris Azhar mempertanyakan soal pelanggaran HAM di Papua yang belakangan terjadi. Selain itu operasi militer di beberapa daerah di Papua.

Dari sisi kemanusiaan, bangsa Indonesia gagal memperlakukan yang terbaik buat orang Papua.

 Sementara itu, materi selanjutnya dibawakan oleh Jhon Wempi Wetipo selaku Wakil Mendagri.

Dikatakan JWW, proses penyelenggaran pesta demokrasi ada dua definisi yaitu pertama dukungan debulasi, pelaksanaan pemilu serentak bisa dapat berjalan tanpa kegaduhan. Yang kedua soal pembagian anggaran supaya proses penyelenggaaraan pemilu dapat berjalan dengan baik.

Wetipo juga menambahkan dasar hukum pelaksaann pemilu serentak pada tanggal 14 Februari 2024 yaitu Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Peraturan Pemerintah penganti undang-undang (Perpu) tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, ditetapkan tanggal 12 Desember 2022.

Materi yang ketiga dibawakan oleh oleh Theodorus Kossay tentang kesiapan KPU pada pesta demokrasi tahun 2024.

Dan materi keempat dibawakan oleh Ibu Latifah Anum Siregar dengan judul potret refleksi dari Pilkada sebelumnya di Papua.

Materi yang kelima dibawakan oleh Supriyanto dari Pemkot Jayapura dengan judul materi sejauh mana pemerintah daerah dalam menyiapkan dan mengukseskan agenda hajat nasional yang terbesar dalam sepanjang sejarah ini khususnya di kota Jayapura.

Dam materi terakhir dibawakan oleh Pembantu Rektor III Uncen Jayapura, Yonatan Wororomi tentang peran kampus dalam suksesi penyelenggaraan Pemilu 2024.

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab.

*Pewarta : Lambertus Magai

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.