KPU Dogiyai Akan Benahi Persoalan Administrasi Caleg & Anggaran Pemilu

Dogiyai – Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Dogiyai yang anggotanya belum lama dilantik, terus berbenah, guna terciptanya Pemilu 2019 yang berkualitas dan demokratis.

Sejumlah persoalan masih banyak yang perlu dibenahi, diantaranya administrasi dari para calon legislatif serta persoalan bantuan anggaran dari pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU kabupaten Dogiyai, Andreas Gobai, kepada Nabire.Net, Kamis (20/12).

Terkait administrasi dan persyaratan calon angggota legislatif, KPU Dogiyai menyoroti keterlibatan ASN seperti aparat kampung pada tahapan Pemilu Legislatif.

“Aturannya sudah jelas bahwa ASN atau aparat kampung tidak boleh terlibat dalam tahapan Pemilu. Oleh karena itu, kami akan sampaikan hal ini kepada Pemda dan sanksinya kami kembalikan kepada Pemda”, kata Andreas.

Disamping keterlibatan ASN, Andreas juga mengatakan bahwa pihaknya menemukan ada ijazah milik orang lain yang digunakan dalam proses pencalegan.

“Dalam waktu dekat, kami akan surati hal tersebut ke Bawaslu kabupaten Dogiyai untuk ditindaklanjuti oleh mereka”, ungkapnya.

Sementara terkait anggaran, Andreas Gobay membantah informasi bahwa Pemerintah Daerah tidak boleh membantu anggaran ke KPU. Dikatakan informasi tersebut tidaklah benar.

“UU menyebutkan pemerintah daerah wajib memfasilitasi terselenggaranya Pemilu 2019, salah satunya melalui anggaran hibah, dan KPU Kabupaten/Kota dipersilahkan mengajukan anggaran ke pemda masing-masing”, tutup Andreas.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *