Zah Rahan Dipukul Penonton Saat Persipura Melawan Barito

Pemain asing Persipura, Zah Rahan Krangar dipukul penonton saat ‘Mutiara Hitam’ melakoni laga tandang ke kandang Barito Putra, Stadion Demang Lehman, Martapura, Banjarmasin Kalimantan Selatan, Selasa (25/6).
Media Officer Persipura, Bento Madubun mengatakan selain melempari Zah Rahan, pendukung tuan rumah juga memukul pemain bernomor punggung 10 itu. “Iya benar Zah Rahan dipukul dan dilempari penonton,” kata Bento via pesan singkatnya, Selasa malam (25/6).
Dilaga tersebut Persipura takluk 1-0 dari Barito Putra. Hasil buruk itu merupakan kekalahan pertama ‘Mutiara Hitam’ di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano mengatakan, dengan hasil tersebut jelas Persipura harus memenangkan tiga laga derby yakni melawan Persidafon dalam derby Jayapura dan Persiram pada laga derby Tanah Papua dan menantang tuan rumah Persiwa Wamena dalam derby Papua.
“Kita harus mengamankan kepentingan lebih besar agar menjadi juara dan meraih empat bintang,” ujar Tommy Mano.
Sementara itu pelatih Persipura, Jacksen F Tiago mengatakan, hasil tersebut memang tidak baik. Namun ada perubahan permainan dibanding saat Persipura melawan Persiba lalu.
“Kita juga menguasai jalannya pertandingan. Mereka hanya punya satu peluang, kita punya beberapa peluang. Tapi kita kecolongan melalui gol bunuh diri di menit-menit akhir. Termasuk kejadian kurang baik saat lukas Mandowen dikartu merah karena memukul pemain lawan. Itu tidak baik dan memalukan. Tapi pada dasarnya saya respek dengan perjuangan dan usaha para pemain,” kata Jacksen F Tiago via pesan singkatnya.
Kata Jacksen, usai laga melawan Barito pemain Persipura akan diliburkan hingga tanggal 28 Juni mendatang. Boaz Solossa dan kawan-kawan akan kembali memulia latihan pada 29 Juni.
Tanggal 29 kita sudah kembali latihan untuk hadapi tiga derby Papua. Saya sudah sampaikan bahwa kita akan kunci gelar di Papua. Kita butuh 14 poin untuk kunci gelar dengan asumsi pesaing kita bisa menangkan semua pertandingan. Bagi saya, kit kunci gelar di Papua,” ujar Jacksen.
(Sumber : TabloidJubi)


Leave a Reply