INFO NABIRE
Home » Blog » Wakil Bupati Puncak, Pelinus Balinal, Beri Bantuan Dana dan Babi untuk Penyelesaian Konflik Tapal Batas di Distrik Uwapa

Wakil Bupati Puncak, Pelinus Balinal, Beri Bantuan Dana dan Babi untuk Penyelesaian Konflik Tapal Batas di Distrik Uwapa

(Wakil Bupati Puncak, Pelinus Balinal, S.Th., S.Ip)

Senin, 12 September 2023 – Upaya penyelesaian masalah konflik antar warga yang berkecamuk akibat sengketa lahan di Topo, Distrik Uwapa, semakin mendapatkan dorongan positif. Wakil Bupati Puncak Pelinus Balinal, S.Th., S.Ip., M.Si, secara tegas mengambil langkah dengan mendatangi warga pengungsi dan memberikan bantuan dana serta babi sebanyak Rp. 150.000.000 (seratus lima puluh juta) dan 2 ekor babi sebagai langkah nyata dalam mendamaikan situasi yang telah berlarut-larut selama 4 bulan.

Pada hari Senin yang bersejarah ini, di halaman Kantor Kampung Sanoba atas, Wakil Bupati Puncak Pelinus Balinal datang untuk memberikan dukungan moral dan finansial kepada masyarakat yang menjadi korban sengketa tapal batas di Distrik Uwapa. Langkah ini diambil untuk mengakhiri konflik yang telah meresahkan warga setempat.

Dalam pesannya kepada masyarakat, Wakil Bupati Puncak mengingatkan pentingnya persatuan antara warga dari Kabupaten Puncak Jaya dan Puncak dengan masyarakat dari enam kabupaten lainnya di Papua Tengah. Dia menegaskan bahwa dalam situasi apapun, tidak boleh ada tindakan sukuisme atau rasisme.

“Saya, Wakil Bupati Puncak, datang dari jauh untuk memberikan dukungan kepada keluarga besar yang saat ini terkendala biaya dalam menyelesaikan masalah sengketa tapal batas secara adat. Bantuan yang kami berikan bukan untuk memanjakan warga Puncak Jaya dan Puncak agar mereka bisa membuat masalah di Nabire, tetapi sebagai bentuk dukungan untuk penyelesaian masalah secara adat,” katanya.

Pelinus juga mengajak semua pihak untuk belajar dari pengalaman konflik tapal batas ini. Ia mengingatkan bahwa ketika kita menciptakan masalah, kita akan merugikan banyak pihak, termasuk keluarga, kerabat, saudara, anak, istri, dan masyarakat luas. Oleh karena itu, konflik tapal batas di Distrik Uwapa harus dijadikan pelajaran berharga bagi semua.

Saat ini, Nabire telah menjadi ibu kota Papua Tengah, dan tindakan kita akan selalu menjadi sorotan. Oleh karena itu, Pelinus mendorong tokoh-tokoh masyarakat untuk segera berunding dengan pihak keluarga korban guna mencapai perdamaian secara adat tanpa menunda-nunda waktu.

Dengan bantuan finansial dari tokoh masyarakat dan tindakan tegas dari Wakil Bupati Puncak, diharapkan konflik tapal batas yang telah berkepanjangan ini dapat segera diakhiri, dan perdamaian serta persatuan antarwarga dapat kembali terjalin.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.