USWIM Kembangkan Bobo Jadi Produk Lokal, Targetkan 10 Hak Paten
Nabire, Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire menjadikan penelitian dan hilirisasi produk lokal sebagai salah satu program unggulan kampus, termasuk mengembangkan produk berbahan dasar Bobo.
Rektor USWIM, Dr. Petrus Tekege, S.H., M.H., mengatakan penelitian tersebut melibatkan sejumlah program studi yang ada di lingkungan USWIM Nabire.
Menurutnya, Bobo selama ini lebih banyak dikenal dari sisi negatif. Namun, USWIM melihat adanya peluang untuk mengangkatnya melalui penelitian sehingga dapat dikembangkan menjadi produk lokal yang memiliki nilai ekonomi.
“Kita mau Bobo meningkat kualitasnya dan menjadi produk lokal kemudian,” ujar Petrus.
Bobo Dikembangkan Menjadi Produk Minuman dan Obat
Ia menjelaskan, penelitian tersebut diarahkan pada pengembangan Bobo dalam bentuk produk yang lebih terukur, termasuk minuman dan obat-obatan.
USWIM Siapkan Sekitar 10 Hak Paten
USWIM juga tengah mempersiapkan sejumlah hak paten berkaitan dengan hasil penelitian tersebut. Sekitar 10 hak paten ditargetkan dapat diajukan setelah seluruh proses penelitian dan persyaratan terpenuhi.
Petrus menilai langkah tersebut penting untuk memberikan perlindungan terhadap hasil penelitian sekaligus mencegah terjadinya klaim antar pihak.
“Kita ingin penelitian ini menjadi penelitian unggulan pengembangan Bobo dalam kemasan,” katanya.
Dorong Ekonomi Masyarakat Lokal
Ia berharap pengembangan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat lokal yang selama ini memproduksi Bobo.
Datangkan Profesor untuk Tingkatkan Kualitas Penelitian
USWIM sebelumnya juga telah menghadirkan profesor dari luar Papua untuk memberikan pelatihan dan workshop selama satu minggu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penelitian kampus.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]





Tinggalkan Komentar