Ujian Praktek Sekolah SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire Dikemas Dalam Acara Pentas Apresiasi Seni & Budaya
(Dokpri.Idha)
SMA Negeri 1 Plus KPG Distrik Nabire Barat, kabupaten Nabire, menggelar pentas apresiasi seni dan budaya siswa/i Kelas 12, dalam rangka ujian praktek sekolah tahun ajaran 2016-2017, sabtu 25 februari 2017.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire, Fransensco Don Bosco dalam keterangannya menjelaskan, ujian praktek merupakan rangkaian dari proses ujian akhir dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dari segi keterampilan.
Segi keterampilan ini tidak terlepas dari segi lainnya seperti kompetensi keahlian dan sikap, menurutnya pelaksanaan ujian tersebut dilaksanakan secara obyektif, valid dan akuntabel sehingga nilai ujian praktek ini dapat mendukung untuk tercapainya kompetensi peserta didik itu secara utuh sesuai dengan ciri khas dari setiap mata pelajaran yang diujikan.
Lebih lanjut Don Bosco menuturkan, pada tahun pelajaran 2017 ini ada beberapa mata pelajaran yang diuji praktekkan mulai dari kelompok mata pelajaran IPA, Fisika, Biologi, Kimia, kemudian kelompok mata pelajaran Budaya, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan TIK.
Adapun peserta ujian praktek pentas seni budaya ini sebanyak 96 orang yang terdiri dari laki laki 39 orang dan perempuan 57 orang. Selain itu untuk menghadapi pelaksanaan ujian nasional 2017 di SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire, Don Bosco menjelaskan pihaknya masih menggunakan ujian secara manual karena terkendala dengan fasilitas internet sehingga pihaknya sangat mengaharapkan adanya bantuan dari pihak terkait dalam hal ini Dnas Pendidikan untuk melengkapi sekolahnya dengan perlengkapan komputer dan jaringan internetnya untuk mensukseskan ujian nasional berbasis komputer yang dinilai jauh lebih efektif dan lebih irit dibandingkan sistem kertas atau manual.
Ditempat yang sama, Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire, P.S Banjarnahor berharap, melalui ujian praktek pentas seni dan budaya ini para peserta didik dapat mengingat budaya mereka khususnya budaya papua dengan harapan dapat diwariskan pada generasi berikutnya atau adik adik kelas mereka. Disamping itu dengan adanya kegiatan tersebut mereka lebih terlatih dan terbiasa untuk menggelar acara pentas seni dan budaya sehingga budaya ini dapat turun temurun diwarisi kepada generai berikutnya.
Pentas apresiasi seni dan budaya siswa siswi kelas 12, SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire dalam rangka ujian praktek sekolah tahun ajaran 2016- 2017 tesebut mengusung tema “Dengan Seni Hidup Menjadi Indah”.
(RRINabire/Arnold.Saudilla)



Leave a Reply