Tunaikan Janji Politik, Bupati Paniai Resmikan Monumen Karel Gobai, TNI-Polri Pastikan Pengamanan Ketat
Paniai, 29 Juni 2026 – Kepolisian Resor (Polres) Paniai bersama TNI melaksanakan pengamanan ketat dalam acara peresmian Monumen Karel Gobai yang dipimpin langsung oleh Bupati Paniai, Yampit Nawipa, di halaman Kantor Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Senin (29/6/2026).
Peresmian Monumen Karel Gobai menjadi momentum bersejarah sebagai bentuk penghormatan Pemerintah Kabupaten Paniai dan masyarakat kepada almarhum Karel Gobai atas jasa serta dedikasinya dalam memperjuangkan pembangunan di wilayah Paniai.

Acara yang dimulai pukul 09.03 WIT dihadiri unsur Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, keluarga besar almarhum, serta personel gabungan TNI-Polri. Hadir di antaranya Bupati Paniai Yampit Nawipa, Kapolres Paniai AKBP Roycke Hendrik Fransico Betaubun, Sekda Paniai Iriando FX Dien, Dandim 1703 Deiyai Letkol Inf. M. Habli Aufa, Danton Satgas Yonif 711/RKS Letkol Inf. Eko Pramono, anggota DPRK, kepala distrik, dan kepala kampung.

Kapolres Paniai mengatakan kehadiran aparat keamanan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan jalannya acara, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan daerah.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif sekaligus menghormati jasa perjuangan almarhum Bapak Karel Gobai,” ujar Kapolres.
Suasana berlangsung khidmat diawali doa bersama yang dipimpin Pdt. Grat Gobai. Keluarga almarhum turut membacakan biografi serta perjalanan hidup Karel Gobai yang menginspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Yampit Nawipa menegaskan bahwa pembangunan Monumen Karel Gobai merupakan salah satu janji politik yang kini telah diwujudkan. Ia berharap generasi muda dapat mengenang dan meneladani perjuangan para pendahulu dalam membangun Kabupaten Paniai.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, kemudian dilanjutkan tarian adat Ukamabega/Waita sebagai simbol rasa syukur sebelum ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah.

Humas Polres Paniai memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan. Keberadaan monumen tersebut diharapkan menjadi simbol penghormatan sejarah sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Paniai.

Polres Paniai juga mendorong agar koordinasi antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat terus diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada setiap agenda publik di Kabupaten Paniai.
[Nabire.Net]



Leave a Reply