INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Tujuh Titik Kampung Nelayan Siap Diluncurkan di Papua Tengah

Tujuh Titik Kampung Nelayan Siap Diluncurkan di Papua Tengah

Nabire, 9 Juni 2026 – Program pengembangan Kampung Nelayan di Papua Tengah memasuki tahap akhir verifikasi lapangan sebelum resmi diluncurkan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Tengah, Dr. Karlos Matuan, S.St.Pi., M.M., mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh titik lokasi potensial yang telah melalui proses identifikasi dan verifikasi bertahap.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan di Aula RRI Nabire, Senin (9/6/2026). Dari hasil survei awal, empat lokasi berada di Nabire dan tiga lokasi lainnya di Timika.

“Survei pertama mendapatkan empat titik, kemudian di Timika ada tiga titik tambahan. Total sementara ada tujuh titik yang kini memasuki tahap verifikasi,” ujarnya.

Menurut Dr. Karlos, verifikasi lapangan telah dilakukan dua kali guna memastikan kelayakan setiap lokasi sebelum ditetapkan secara resmi sebagai Kampung Nelayan.

Program ini dinilai memiliki konsep yang berbeda dari anggapan masyarakat selama ini. Kampung Nelayan tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah warga, tetapi membangun ekosistem perikanan terpadu yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

Fasilitas yang akan dibangun meliputi dermaga, cold storage, pabrik pengolahan ikan, hingga sarana pendukung lainnya agar hasil tangkapan dapat diolah langsung di lokasi tanpa kehilangan kualitas.

“Yang kita bangun adalah sistemnya. Dengan adanya fasilitas penyimpanan dan pengolahan, hasil tangkapan nelayan tidak cepat rusak dan nilai ekonominya bisa meningkat,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan program tersebut mulai bergerak pada Juli 2026 sebagai bagian dari pengembangan sekitar 200 kampung di Tanah Papua secara bertahap.

Selain itu, DKP Papua Tengah menilai Kabupaten Timika telah memiliki kesiapan infrastruktur yang cukup baik, sementara Nabire menjadi fokus percepatan pengembangan agar mampu menjadi pusat pertumbuhan sektor perikanan di wilayah Papua Tengah.

Program Kampung Nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan rantai usaha perikanan yang lebih modern dan berkelanjutan.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.