Suasana Haru! Umat Bilogai Intan Jaya Nyalakan 1.000 Lilin untuk Mengenang Paus Fransiskus

Intan Jaya, 26 April 2025 – Umat Katolik Paroki St. Michael Bilogai, Dekenat Moni-Puncak, Papua Tengah, menggelar misa requiem untuk mengenang dan mendoakan Paus Fransiskus yang telah wafat. Misa ini berlangsung di Gereja St. Michael Bilogai pada Jumat (25/4) pukul 16.30 WIT.
Misa requiem dipimpin oleh Pastor Silvester Dogomo, Pr dan Frater Julian Kudiai, Pr, yang mengajak umat untuk meneladani semangat hidup almarhum Paus Fransiskus semasa hidupnya.
“Dengan cahaya lilin ini, selain mendoakan, kita juga diingatkan untuk meneladani sikap hidup Paus Fransiskus dalam keseharian kita,” ujar Pastor Silvester Dogomo dalam khotbahnya.
Pastor Silvester menekankan pentingnya mempertahankan semangat hidup tanpa menyerah, terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapi umat dalam tugas dan tanggung jawab mereka.
“Semangat pantang mundur dan tidak menyerah harus kita pegang teguh dalam situasi apa pun,” tegasnya.
Sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya pemimpin Gereja Katolik dunia tersebut, Pastor Yance Yogi, Pr, selaku pimpinan Gereja Katolik di Dekenat Moni-Puncak, mengimbau seluruh paroki di wilayah pelayanannya untuk menaikkan bendera Vatikan setengah tiang.
“Kami mengimbau kepada para Pastor Paroki dan Dewan Paroki agar bersama umat menaikkan bendera Vatikan setengah tiang di setiap paroki sebagai bentuk penghormatan kepada Paus kita yang telah berpulang,” seru Pastor Yance Yogi.
Dalam suasana penuh haru, umat Paroki Bilogai juga memanjatkan doa khusus agar arwah Paus Fransiskus diterima di Surga, serta memohon agar teladan kesederhanaan, kemiskinan, dan pengampunan yang beliau ajarkan dapat menjadi pedoman hidup umat.
“Kami mendoakan agar arwah Paus Fransiskus diterima dalam Kerajaan Surga dan memohon agar beliau mendoakan kami, agar kami mampu meneladani hidupnya, khususnya dalam hal kesederhanaan, kemiskinan, dan pengampunan dalam kehidupan sosial,” ujar Karpus Belau, anggota Dewan Pastoral Paroki Bilogai.
Misa requiem ini juga diisi dengan pemasangan 1.000 lilin oleh seluruh umat yang hadir, sebagai simbol doa dan penghormatan mendalam kepada almarhum Paus Fransiskus.
[Nabire.Net/Karpus Belau]


Leave a Reply