SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Unggul dengan Jurusan IT dan Multimedia. Terus Berkembang dan Siap Menambah Jurusan Baru

Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T

(Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T)

Nabire, SMKS Kristen Anak Panah Nabire adalah salah satu sekolah unggulan yang beralamat di Jl. Ch. Martha Tiahahu, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

SMKS Kristen Anak Panah Nabire memiliki 2 jurusan unggulan yaitu jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan jurusan Multimedia. Hal tersebut diutarakan Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T., kepada Nabire.Net, Senin (18/09/2023).

Dijelaskan Chrestian Wawoh, dari masing-masing program atau jurusan ini, keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Untuk jurusan RPL, anak-anak diarahkan untuk mampu memahami beberapa program diantaranya membuat aplikasi sederhana baik berbasis web, kemudian membuat aplikasi-aplikasi Windows, bahkan aplikasi android.

Begitu juga untuk anak-anak yang ada di jurusan Multimedia. Dari jurusan ini mereka bisa mendesain, melakukan desain poster, baliho, flyer-flyer, kemudian undangan, mereka bisa membuat animasi, game, iklan-iklan, ada fotografi, ada edit video ya videografi dan sebagainya.

Jumlah siswa-siswi yang ada di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) ada 40 orang sementara di jurusan Multimedia ada 49 orang siswa.

Untuk standar ujian sekolah, SMKS Kristen Anak Panah menentukan kompetensi atau keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik melalui uji kompetensi keahlian atau biasa disebut dengan UKK.

“UKK kita untuk sekolah SMKS Kristen Anak Panah karena kami sudah terakreditasi B, kami melaksanakan ujian secara mandiri. Nah ujian secara mandiri ini dilakukan di sekolah dengan standar minimal, soal itu adalah soal yang dibuat oleh kementerian pendidikan, yang dijadikan sebagai dasar, atau acuan untuk ujian bagi anak-anak kelas XII khususnya, sebelum mereka menyelesaikan pendidikan di SMK ini,” ungkap Chrestian Wawoh.

Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T., menjelaskan, saat ini sekolah melakukan banyak perubahan-perubahan khususnya hal-hal yang masih perlu dilengkapi. Yang pertama itu dari kebutuhan perangkat khususnya komputer saat ini masih perlu penambahan dan ini sedang diupayakan.

“Kami berharap kedepannya ada donatur yang bisa membantu kami, baik dari pemerintah yang mungkin bisa turut serta dalam pengembangan sekolah ini. Jadi kami membutuhkan perangkat komputer sekitar 25 sampai 30 unit. Kemudian di sisi lain kami juga berupaya melakukan pembaharuan dari kurikulum. Saat ini kami masih menggunakan kurikulum 2013, dengan harapan kedepan bisa ikut serta di dalam pengembangan, seperti saat ini pemerintah sedang menjalankan program kurikulum merdeka. Namun untuk tahap sekarang kami masih melakukan penyesuaian-penyesuaian, karena secara internal kami, kesiapan dari guru-guru yang sedang menjadi prioritas. Secara internal kami sedang melakukan pembaharuan untuk tenaga-tenaga guru. Kemudian administrasi, ini sedang kita lakukan persiapan, perlengkapannya, mempersiapkan dan melengkapi guru dan tenaga pendidikan,” beber Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T.

Saat ditanyakan kegiatan Ekstra Kurikuler apa saja yang ada di SMKS Kristen Anak Panah, Chrestian Wawoh mengatakan, untuk tahun ajaran 2023/2024 semester ganjil, ada Ekskul wajib dan Ekskul pilihan. Untuk Ekskul wajib ada Pramuka, sedangkan Ekskul pilihan ada jurnalistik, musik Internet of Things (IoT).

Untuk IoT ini adalah Ekskul baru, dimana anak-anak bisa belajar secara khusus bagaimana mereka mendesain konsep sebuah sistem pengendalian jarak jauh. Nah ini diperuntukkan khusus bagi anak-anak RPL namun tidak menutup kemungkinan bagi anak-anak Multimedia juga yang tertarik yang ingin belajar tentang Internet of Things ini.

Berikutnya adalah ekskul olahraga. Olahraga yang dilaksanakan ada bulu tangkis dan bola voli.

Saat ditanya prospek kedepannya untuk jurusan RPL dan Multimedia, Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T., menjelaskan, jika dilihat sekarang dengan perkembangan teknologi yang ada, jurusan IT bisa dikatakan yang paling dominan, maka, tidak menutup kemungkinan anak-anak kita yang ada dari jurusan RPL dan MM ini bisa menjadi pemain, artinya turut serta di dalam perkembangan teknologi nantinya, baik itu sebagai pembuat aplikasi, ataupun mereka justru didalamnya bisa orang-orang yang mengembangkan sistem-sistem yang ada, kemudian merancang hal-hal baru kedepan, yang tentunya dengan memanfaatkan teknologi.

“Dan harapan kami kedepan juga, anak-anak kami setelah lulus, mereka dengan karakter yang baik, bermodal dengan skill keterampilan yang mereka miliki, mereka bisa menjadi technopreneurship atau anak-anak yang berhasil, yang ketika lulus, mereka bisa mempunyai sebuah usaha, ya di bidang IT, atau memanfaatkan IT itu sendiri untuk meraih masa depan mereka,” harap Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T.

Kedepannya apakah SMKS Kristen Anak Panah akan menambah jurusan, Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T., mengatakan, ada sedikit gambaran bahwa kedepan kita akan membuka jurusan baru. “Kami sedang melakukan analisa kelemahan, kekurangan, atau kelebihan, hal positif apa yang kira-kira bisa dijadikan acuan untuk pengembangan jurusan baru. Sejauh ini ada beberapa jurusan yang sedang kami pikirkan, yang pertama itu adalah jurusan broadcasting. Yang kedua adalah jurusan Mekatronika dan yang ketiga ada jurusan listrik. Namun demikian ini masih perlu kami diskusikan bersama, baik di tingkat sekolah maupun dengan departemen pendidikan Yayasan PESAT,” pungkas Kepala Sekolah SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Chrestian Wawoh, S.Kom., M.T.

*Penulis adalah Siswa-Siswi Prakerind SMKS Kristen Anak Panah Nabire, Noni Matatar dan Clivans Marcyano Halim

[Nabire.Net]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *