Sekjen IMASEPA Jawa Barat Minta PT.Freeport Fokus Pada Program Pengembangan Mahasiswa Asal Papua
Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat, IMASEPA Jawa Barat, Leonardus O. Magai meminta kepada PT. Freeport Indonesia untuk lebih memperhatikan pengembangan potensi Mahasiswa Papua dan Papua Barat.
Hal tersebut disampaikannya saat PT. Freeport Indonesia melakukan tinjauan umum tentang penyaringan dan penyeleksian Kandidat dalam proses Penerimaan Peserta Fresh Graduate Program di wilayah Jawa Barat, di Unit Pelaksana Teknis Layanan Bimbingan dan Konseling Gedung University Center Lantai II, UPI Bandung. Jumat, (6/10/2017) Bandung.
Lebih lanjut, Sekjen IMASEPA JABAR mengatakan selama ini PT. Freeport Indonesia tidak melihat kemampuan Mahasiswa Papua dan Papua Barat dalam proses persiapan menjadi manusia yang siap pakai bagi Mahasiswa reguler, kedepan PT. Freeport Indonesia harus dirubah.
Selanjutnya, perubahan yang harus dilakukan oleh PT. Freeport Indonesia kepada Mahasiswa menurut Sekjen IMASEPA JABAR yakni membackup kegiatan Mahasiswa Papua dan Papua Barat melalui “Joint Program” dengan Organisasi besar seperti IMAPA, HIMPAR, HIPMAPAS, dan IMASEPA JABAR.
Ia menyampaikan secara tegas karena selama ini, beberapa program pengembangan bagi mahasiswa Papua dan Papua Barat yang dikembangkan oleh Organisasi besar diatas ini tidak pernah direspon oleh PT. Freeport Indonesia.
Leonardus berharap agar kedepannya PT. Freeport Indonesia dapat bekerjasama dengan Organisasi Papua dan Papua Barat yang berada di beberapa kota besar seperti IMAPA Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bogor, Bali, Makassar, Manado, serta IMASEPA JABAR di Bandung, HIPMAPAS di Semarang, HIMPABAR di Salatiga, IPMAPARA di Malang dan KOMPAS di pulau Sumatra dan Kalimantan.
Dikatakan Leonardus, apabila terjalin kerjasama dengan mahasiswa maka Sumber Daya Manusia siap pakai baik di Lembaga swasta maupun pemerintahan akan terpenuhi sesuai kebutuhan karena kita sama-sama bekerja untuk mengembangkan Potensi Manusia Papua sehingga IPM kita dapat mengejar dengan provinsi lain dari Papua saat ini.
Ditempat yang sama, perwakilan PT. Freeport Indonesia Emeliana Murib dari HRD yang membidangi Fresh Graduate Program menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha menyampaikan bidang yang bersangkutan agar keluhan mahasiswa dapat diakomodir oleh PT. Freeport Indonesia.
Menurut Emeliana, dirinya diberikan tugas untuk sosialisasikan penerimaan karyawan baru bukan datang menjalin kerjasama namun tidak menutup kemungkinan untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa ini ke bidang terkait.
Menutup pertemuan, Emeliana meminta Pengurus IMASEPA JABAR dapat menyampaikan informasi penerimaan karyawan baru 2017 ini di situs resmi Freeport Indonesia, dan kiranya informasi tersebut bisa diteruskan kepada teman-teman Mahasiswa Papua dan Papua Barat yang berada di Jawa Barat.
[Nabire.Net/Barnabas.Subagio]



Leave a Reply