Sebelumnya NAM Air Berhenti Beroperasi, Kini Garuda Kurangi Frekuensi Penerbangan Ke Nabire
Nabire – Dampak dari mahalnya harga tiket membuat sejumlah penumpang enggan untuk menjadikan pesawat sebagai transportasi mereka, lebih khusus bagi warga di Provinsi Papua. Tentu hal ini juga berimbas bagi maskapai penerbangan yang beroperasi di ujung timur Indonesia tersebut.
Salah satunya adalah PT. Garuda Indonesia. Akibat berkurangnya jumlah penumpang pesawat, Garuda terpaksa mengurangi frekuensi penerbangan mereka dari Jayapura menuju Nabire dari yang setiap hari dilayani menjadi hanya 5 kali dalam seminggu saja.
Hal itu kembali dipertegas General Manager Garuda Indonesia Jayapura, Donald Riuwpasa, kepada Kantor Berita Antara, Sabtu (01/06).
Dikatakan, kebijakan ini sudah dilakukan sejak bulan Maret lalu karena berkurangnya jumlah penumpang. Dengan demikian, Jayapura tidak akan beroperasi melayani Jayapura-Nabire pada hari selasa dan minggu.
Selain berdampak bagi Garuda, maskapai lainnya yang telah berhenti melayani rute Nabire adalah NAM Air. NAM Air berhenti beroperasi melayani Nabire pada bulan Maret 2019.
(Baca Juga : NAM Air Tak Lagi Layani Nabire Per 28 Februari 2019, Garuda Kurangi Frekuensi Penerbangan)
Selain di Nabire, NAM Air juga berhenti beroperasi per 27 Februari dengan rute Wamena Jayapura. Namun belum diketahui penyebab tak beroperasinya kembali NAM Air di Nabire maupun wilayah lain di Papua, tapi disinyalir maskapai ini mengalami kerugian.
NAM Air sendiri mulai beroperasi di Nabire sejak Juli 2017 lalu melayani sejumlah rute seperti Nabire, Biak dan Jayapura menggunakan pesawat Nam Air dengan jenis pesawat ATR 72-600.
[Nabire.Net]



Leave a Reply