Satgas Damai Cartenz Amankan Dua Terduga Anggota KKB Terkait Pembunuhan di Yahukimo
Yahukimo, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan dua orang yang diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jalan Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (13/10/2026). Keduanya diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan seorang warga berinisial A (46) di Distrik Dekai pada Minggu (11/10/2026).
Kedua orang tersebut berinisial AD alias YH dan EH. Menurut keterangan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, keduanya diduga terkait dengan kelompok KKB wilayah Yahukimo, Kodap XVI Batalyon Yamue yang dipimpin Kopitua Heluka.
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan pengamanan dilakukan sekitar pukul 05.31 WIT. Petugas dilaporkan mengambil tindakan tegas dan terukur karena kedua orang tersebut melakukan perlawanan saat hendak diamankan.
“Karena pelaku melakukan perlawanan pada saat akan ditangkap, dua orang berhasil kita lumpuhkan dengan cara memberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).
Dalam kejadian tersebut, EH dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sedangkan AD alias YH dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah EH disebut telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Korban Ditusuk Saat Membantu Menurunkan Sembako
Kasus ini bermula ketika korban A sedang membantu menurunkan muatan sembako dari sebuah truk di kawasan Ruko Blok B, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Saat kejadian, korban mengalami luka tusuk pada bagian punggung belakang yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia. Aparat kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan kematian korban.
Pengamanan AD alias YH dan EH menjadi bagian dari perkembangan penanganan kasus tersebut. Meski demikian, dugaan keterlibatan masing-masing pihak tetap perlu didalami melalui proses penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum.
Dua Orang Diduga Terkait Kasus Pembunuhan Sebelumnya
Satgas Operasi Damai Cartenz juga mengungkap dugaan keterlibatan kedua orang tersebut dalam sejumlah kasus kekerasan sebelumnya di Yahukimo.
Menurut Yusuf Sutejo, EH merupakan daftar pencarian orang (DPO) yang diduga terlibat dalam pembunuhan Yonathan Arruan dan Asri Obet pada 30 April 2023 di Jalan Statistik, Distrik Dekai.
Sementara itu, AD alias YH diduga terlibat dalam pembunuhan seorang pendulang bernama Saharuddin di kawasan Kali Momo pada 5 April 2025. Dugaan tersebut tercatat dalam laporan kepolisian yang disampaikan Satgas Operasi Damai Cartenz.
Selain kedua orang tersebut, petugas turut mengamankan empat orang lainnya, masing-masing berinisial T.W. (38), E.H. (21), B.H. (17), dan P.G. (21).
“Keempat orang ini sedang kita dalami perannya masing-masing, apakah terkait dengan tindak kekerasan yang selama ini terjadi di Kabupaten Yahukimo,” ujar Yusuf.
Sejumlah Barang Bukti Diamankan
Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 12 anak panah, 15 batang bambu, empat parang, satu katapel, satu kalung bermotif Bintang Kejora, satu pisau, satu tas noken, serta lima butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.
Seluruh barang bukti telah diamankan untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kasus kekerasan di Yahukimo.
Ia memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, serta berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami keterangan pihak-pihak yang diamankan, mencocokkannya dengan keterangan saksi, serta memeriksa bukti pendukung.
Satgas juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, termasuk klaim yang menyebut korban dari kalangan masyarakat sipil sebagai intelijen TNI-Polri.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar