INFO PAPUA PEGUNUNGAN
Home » Blog » Operasi Damai Cartenz Tangani Kasus Penyerangan PNS di Yahukimo

Operasi Damai Cartenz Tangani Kasus Penyerangan PNS di Yahukimo

(Operasi Damai Cartenz Tangani Kasus Penyerangan PNS di Yahukimo)
(Operasi Damai Cartenz Tangani Kasus Penyerangan PNS di Yahukimo)

Yahukimo, Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial ET (51) mengalami luka berat setelah diserang dua orang tak dikenal di kawasan Perumahan Eselon IV Jalur 3, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (12/10/2026) pagi. Korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, sementara kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

Penanganan dilakukan oleh personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan Polres Yahukimo. Aparat telah mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan yang dibutuhkan untuk mengungkap identitas pelaku.

Diserang Saat Membersihkan Halaman Rumah

Berdasarkan keterangan awal korban, penyerangan terjadi ketika ET sedang menyapu halaman rumahnya. Dua orang yang tidak dikenalnya datang membawa senjata tajam, kemudian melakukan penyerangan.

ET berusaha melindungi diri ketika menghadapi serangan tersebut. Namun, ia mengalami luka terbuka pada pergelangan tangan kiri dan bagian kanan punggung.

Setelah kejadian, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut. Belum ada informasi mengenai identitas kedua terduga pelaku maupun motif penyerangan yang dapat dipastikan.

Aparat kepolisian kemudian mendatangi kawasan perumahan untuk melakukan pemeriksaan awal. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi guna mendukung proses penyelidikan dan pengumpulan bukti.

Polisi Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan personel gabungan segera menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai peristiwa tersebut.

Petugas melakukan pengumpulan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, dan melaksanakan olah TKP untuk memperjelas kejadian.

“Langkah ini dilakukan untuk mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” ujar Yusuf.

Ia menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional dan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku. Meski demikian, identitas pelaku dan motif penyerangan masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan.

Keselamatan Warga Menjadi Perhatian

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan berbagai kasus kekerasan di Yahukimo.

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan turut menjaga situasi keamanan agar tidak semakin memburuk.

Menurut Faizal, setiap perkara harus ditangani secara objektif dengan mengutamakan fakta dan alat bukti yang sah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengungkapan kasus perlu didasarkan pada hasil pemeriksaan, bukan dugaan yang belum terverifikasi.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa penyidik masih mendalami keterangan saksi dan mencocokkannya dengan bukti pendukung.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Penyerangan terhadap ET menjadi perhatian karena berlangsung di lingkungan tempat tinggal warga ketika korban sedang melakukan kegiatan rutin. Peristiwa tersebut juga menegaskan pentingnya penanganan cepat dan pengungkapan perkara secara transparan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas.

Meski demikian, informasi mengenai kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan kelompok tertentu belum dapat disimpulkan berdasarkan keterangan yang tersedia.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo masih melanjutkan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku, memastikan motif, dan merekonstruksi rangkaian kejadian.

Masyarakat diimbau melaporkan informasi yang relevan kepada aparat serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan saksi dan bukti yang dikumpulkan penyidik.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.