Sah! Nabire Jadi Ibukota Provinsi Papua Tengah

Jakarta, Nabire kini sah menjadi Ibukota Provinsi Papua Tengah, setelah hari ini (11/11/2022), Mendagri Tito Karnavian meresmikan 3 provinsi Daerah Otonomi Baru yaitu Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua Selatan.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pas hari ini Jumat 11 November saya Muhammad Tito Karnavian Mendagri atas nama Presiden, dengan ini meresmikan Provinsi Papua Selatan berdasarkan UU No 14 tahun 2022, Provinsi Papua Tengah berdasarkan UU No 15 tahun 2022 dan Provinsi Papua Pegunungan berdasarkan UU Nomor 16 tahun 2022,” ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).
Selain meresmikan 3 provinsi Daerah Otonomi Baru, Mendagri juga menunjuk tiga penjabat Gubernur untuk memimpin di tiga provinsi itu. Pertama Ribka Haluk sebagai Pj Gubernur Papua Tengah, Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, dan Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan.
Beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan para Pj baru itu antara lain melakukan pembentukan dan pengisian perangkat daerah, memfasilitasi pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP) maupun memfasilitasi pemilihan gubernur/wakil gubernur dan DPR pertama kali di tiap provinsi.
Berikut profil tiga Pj Gubernur untuk provinsi baru di Papua tersebut:
1. Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo
Apolo Safanpo resmi dilantik sebagai Pj Gubernur Papua Selatan. Apolo Safanpo merupakan Staf Ahli Mendagri Bidang Pemerintahan.
Pria kelahiran 24 April 1975 itu juga pernah menjadi akademisi di Universitas Cenderawasih. Dia sempat menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih pada 2003-2005.
Dia kemudian menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih pada 2005 hingga 2012. Selanjutnya, Apolo Safanpo menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih pada 2012 hingga 2017.
Apolo Safanpo menempuh pendidikan S1 di Teknik Sipil UNS Solo. Dia kemudian melanjutkan S2 Teknik Lingkungan di ITS Surabaya dan meraih doktor di Teknik Sipil Undip Semarang.
2. Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk
Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk merupakan Staf Ahli Mendagri bidang Aparatur dan Pelayanan Publik. Wanita kelahiran 10 Januari 1971 ini juga pernah dua kali menjadi Pj Bupati.
Ribka menempuh pendidikan S1 di Universitas Cenderawasih. Dia melanjutkan pendidikan magister Ilmu Administrasi di Universitas Garut dan meraih doktor Ilmu Manajemen di Universitas Cenderawasih.
Ribka pernah menduduki sejumlah jabatan sebelum menjadi Pj Gubernur Papua Tengah, yakni:
– Kasubdin Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Jayawijaya pada 2001
– Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabuppaten Jayawijaya pada 2004
– Kasubbag Tata Usaha Kabupaten Jayawijaya pada 2009
– Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Jayawijaya pada 2010
– Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Jayawijaya pada 2011
– Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat Terisolir Provinsi Papua pada 2013
– Kadis Sosial dan Permukiman Provinsi Papua pada 2014
– Pj Bupati Kabupaten Mappi pada 2017
– Pj Bupati Kabupaten Yalimo pada 2021
3. Pj Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo
Nikolaus Kondomo merupakan seorang jaksa. Sebelum ditunjuk sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan, dia bertugas sebagai Staf Ahli bidang Hubungan Antarlembaga dan Kerja Sama Internasional Kejaksaan Agung RI.
Nikolaus meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 Semarang dan Magister Hukum dari Universitas Cenderawasih.
Nikolaus pernah menduduki sejumlah jabatan di Kejaksaan. Berikut riwayat jabatannya:
– Kepala Kejaksaan Negeri Fak-fak pada 2007
– Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Papua pada 2012
– Kepala Kejaksaan Negeri Sleman pada 2014
– Asisten Pengawasan Kejati Jatim pada 2015
– Koordinator di Kejagung Datun: Jam Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung RI pada 2017
– Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah pada 2018
– Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua pada 2019
Dengan demikian, kini Indonesia sudah memiliki 37 Provinsi.
Berikut Daftar 37 Provinsi di Indonesia:
1. Nanggroe Aceh Darussalam (Ibu Kota: Banda Aceh)
2. Sumatra Utara (Ibu Kota: Medan)
3. Sumatra Selatan (Ibu Kota: Palembang)
4. Sumatra Barat (Ibu Kota: Padang)
5. Bengkulu (Ibu Kota: Bengkulu)
6. Riau (Ibu Kota: Pekanbaru)
7. Kepulauan Riau: (Ibu Kota: Tanjung Pinang)
8. Jambi (Ibu Kota: Jambi)
9. Lampung (Ibu Kota: Bandar Lampung)
10. Bangka Belitung (Ibu Kota: Pangkal Pinang)
11. Banten (Ibu Kota: Serang)
12. DKI Jakarta (Ibu Kota: Jakarta)
13. Jawa Barat (Ibu Kota: Bandung)
14. Jawa Tengah (Ibu Kota: Semarang)
15. Daerah Istimewa Yogyakarta (Ibu Kota: Yogyakarta)
16. Jawa Timur (Ibu Kota: Surabaya)
17. Kalimantan Barat (Ibu Kota: Pontianak)
18. Kalimantan Timur (Ibu Kota: Samarinda)
19. Kalimantan Selatan (Ibu Kota: Banjarmasin)
20. Kalimantan Tengah (Ibu Kota: Palangkaraya)
21. Kalimantan Utara (Ibu Kota: Tanjung Selor)
22. Bali (Ibu Kota: Denpasar)
23. Nusa Tenggara Timur (Ibu Kota: Kupang)
24. Nusa Tenggara Barat (Ibu Kota: Mataram)
25. Gorontalo (Ibu Kota: Gorontalo)
26. Sulawesi Barat (Ibu Kota: Mamuju)
27. Sulawesi Tengah (Ibu Kota: Palu)
28. Sulawesi Utara (Ibu Kota: Manado)
29. Sulawesi Tenggara (Ibu Kota: Kendari)
30. Sulawesi Selatan (Ibu Kota: Makassar)
31. Maluku Utara (Ibu Kota: Ternate)
32. Maluku (Ibu Kota: Ambon)
33. Papua Barat (Ibu Kota: Manokwari)
34. Papua (Ibu Kota: Jayapura)
35. Papua Tengah (Ibu Kota: Nabire)
36. Papua Pegunungan (Ibu Kota: Wamena)
37. Papua Selatan (Ibu Kota: Merauke)
[Nabire.Net/Detikcom]



Leave a Reply