INFO NABIRE
Home » Blog » Rekan Korban Penembakan Karyawan PT MUJ Sesalkan Tidak Adanya Koordinasi Dengan Bina Marga

Rekan Korban Penembakan Karyawan PT MUJ Sesalkan Tidak Adanya Koordinasi Dengan Bina Marga

Rekan Korban Penembakan Karyawan PT MUJ Sesalkan Tidak Adanya Koordinasi Dengan Bina Marga
(Rekan Korban Penembakan Karyawan PT MUJ Sesalkan Tidak Adanya Koordinasi Dengan Bina Marga)

Nabire, Staf PT. MUJ Intan Jaya, Yeskiel Belau, turut berduka atas meninggalnya rekannya Manoach Rumansara yang menjadi korban penembakan OPM, Selasa (30/8/2022).

Kepada Nabire.Net, Yeskiel Belau menjelaskan bahwa mereka yang dipercayakan PPTK harus berkoordinasi dengan Bina Marga agar pekerjaan tersebut bisa diawasi dan dimonitoring serta disosialisasikan kepada masyarakat, bukan didiamkan.

Menurut Yeskiel, tidak adanya koordinasi mengakibatkan kejadian penembakan terhadap rekannya Manoach Rumansara terjadi.

“Pembangunan daerah Intan Jaya perlu ada pengawasan yang ketat baik pemerintah maupun masyarakat karena daerah rawan. Saya selalu di depan mengawasi pelaksanaan pembangunan karena saya tahu konflik yang akan berdampak pada korban nyawa karyawan,” kata Yeskiel Belau.

Yeskiel berpesan kepada pihak kontraktor untuk berkoordinasi dengan pegawai putra daerah. Dirinya selalu bersama perusahan baik TJP maupun MUJ, namun selama ini dia amati, kedua perusahaan besar ini terlalu menganggap remeh pegawai putra daerah.

Kelalaian PT MUJ dapat merugikan karyawan sendiri. Kerja perlu ada sosialisasi oleh pemerintah khususnya Dinas PU namun yang melakukan sosialisasi hanya perusahaan tanpa keterlibatan staff PU.

Manoach merupakan karyawan PT MUJ baru kontrak pada tahun 2021. Dirinya pernah menjadi pelaksana pengaspalan kampung Mamba pada tahun 2021, kini dia pun melanjutkan pembangunan pengaspalan dari ujung aspal hingga depan SD Negeri mamba. Ternyata Manoach ditembak mati oleh OPM.

“Kami pemerintah daerah melalui Dinas PU telah mengusulkan lanjutan pengaspalan dari ujung aspal Mamba-Sugapa lama telah diakomodir. Rencana pemerintah pusat akan melanjutkan pembangunan pengaspalan dari kampung Mamba-Sugapa Lama tahun 2023, pengusulan yang target utama yang telah disetujui.

“Tidak ada kata dari saya. Saya hanya menyampaikan banyak terima kasih kepada almarhum Manoach yang telah berbakti dari 2021. Selamat jalan,” pungkas Yeskiel Belau.

Sebelumnya diberitakan, OPM atau yang biasa disebut KKB, kembali menebar aksi teror di wilayah Papua. Kelompok ini menembak mati seorang pekerja dari PT MUJ bernama Manoach Rumansara di Kabupaten Intan Jaya, Selasa (30/8/2022).

(Baca Juga : Pekerja PT MUJ Tewas Ditembak OPM di Mamba Intan Jaya)

Korban sedang mengerjakan proyek jalan di Kampung Mamba sebagai operator alat berat. Kampung Mamba hanya berjarak 6,3 kilometer dari Distrik (Kecamatan) Sugapa, ibu kota Intan Jaya.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.