Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Dogiyai

Dogiyai – Rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kabupaten Dogiyai, digelar pada Senin, 13 Mei 2024. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Dogiyai diwakili Plh.Sekda selaku Asisten II Setda Dogiyai, Natalis Agapa, SE., M.Si.
Natalis Agapa menyampaikan pentingnya penanganan stunting sesuai Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Menurut regulasi tersebut, stunting adalah gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis.
Plh. Sekda menekankan bahwa percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dogomo, S.S, yang juga menjadi pemateri dalam rapat tersebut, mengungkapkan bahwa Kabupaten Dogiyai telah melaksanakan program penurunan stunting dengan baik melalui program Anak Asuh.
Program ini mendapatkan sambutan positif dari pemerintah provinsi dan pusat serta menjadi contoh bagi kabupaten lainnya. Namun, Yakobus Dogomo menekankan pentingnya kesinambungan program Anak Asuh agar penanganan stunting di Kabupaten Dogiyai bisa dituntaskan. Ia juga menyoroti bahwa masih banyak pekerjaan dan pola penanganan stunting yang perlu dioptimalkan.
“Dengan adanya rapat koordinasi seperti ini, diharapkan pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap percepatan penurunan stunting dan capaian indikator, serta mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai kendala dan hambatan yang ditemui di lapangan,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas program penurunan stunting di Kabupaten Dogiyai, memastikan keberlanjutan program yang sudah berjalan, serta memperkuat kerja sama antara berbagai pihak yang terlibat dalam upaya ini. Dengan langkah-langkah yang terkoordinasi dan terpadu, diharapkan masalah stunting di Kabupaten Dogiyai dapat diatasi dengan lebih cepat dan efektif.(*)
[Nabire.Net]


Leave a Reply