INFO NABIRE
Home » Blog » PT Sariwana Adi Perkasa Gelar Konsultasi Amdal Di Kampung Sima Distrik Yaur Nabire

PT Sariwana Adi Perkasa Gelar Konsultasi Amdal Di Kampung Sima Distrik Yaur Nabire

Dalam rangka pembangunan perkebunan kepala sawit oleh PT. Sariwana Adi Perkasa di Kampung Sima Distrik Yaur, Selasa (22/4) di SD Negeri, pukul 13.00 Wit, PT. Sariwana Adi Perkasa menggelar Konsultasi Publik Pengumuman Peran Serta Masyarakat Dalam Proses AMDAL Rencana Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Dan Unit Pengolahan Minyak Kelapa Sawit PT. Sariwana Adi Pekasa Di Kampung Sima Distrik Yaur Kabupaten Nabire Provinsi Papua.

Konsultasi publik dihadiri Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos, yang diwakili Asisten II Sekda Nabire, Ir. Sukadi, Kapolres Nabire, AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik.,M.Si diwakili Kapolsek Yaur AKP. Pahri, A.Md. Kepala BPLH Provinsi Papua, Ir. Noak Kapisa, M.Sc. Penanggung Jawab PT. Sariwana Adi Perkasa, Christoforus Pakadang. Kepala BLH Kabupaten Nabire, Klemens Danomira, S.Sos, para pimpinan SKPD di lingkungan Pemda Nabire, serta warga masyarakat Kampung Sima Distrik Yaur, berlangsung tertib, aman dan lancar.

Dalam sambutannya, Bupati Isaias Douw, S.Sos yang diwakili Asisten II Sekda Nabire, Ir. Sukadi, saat membuka Konsultasi Publik tersebut mengatakan, dalam proses pembangunan suatu perusahaan, tentunya tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Oleh karena itu, peran serta masyarakat dalam proses perijinan AMDAL yang akan dibuat oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kampung Sima, oleh PT. Sariwana Adi Perkasa harus melalui suatu kajian, yang harus melibatkan warga masyarakat Kampung Sima.

“Intinya, bagaimana dalam poses perijinan penerbitan AMDAL harus didukung penuh oleh masyarakat, karena investasi yang dilakukan oleh, PT. Sariwana Adi Perkasa adalah investasi go internasional, dalam arti akan diekspor keluar. Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung proses pembangunan perkebunan kelapa sawit, terlebih khusus dalam proses perijinan AMDALnya,” ungkap Sukadi.

Kepada pihak perusahaan, dirinya menghimbau agar pihak perusahaan harus betul-betul memperhatikan warga masyarakat di Kampung Sima, terutama dalam memajukan sistim perekonomian di Kampung Sima. Tidak ada artinya jika sebuah perusahaan hadir di tengah-tengah masyarakat, jika tidak dibarengi dengan kemajuan sektor perekonomian di wilayah dimana perusahaan itu berada. Masyarakat di Kampung Sima harus merasakan hasil dari kehadiran PT. Sariwana Adi Perkasa di Kampung Sima.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat asal Kampung Sima yang juga merupakan pemegang hak ulayat di Kampung Sima, Dominggus Akubar mengatakan, selaku anak adat dan warga masyarakat di Kampung Sima sangat mendukung kehadiran perkebunan Kelapa Sawit PT. Sariwana Adi Perkasa di Kampung Sima Distrik Yaur Kabupaten Nabire. Masyarakat di Kampung Sima sudah lama merindukan hadirnya sebuah perusahaan yang bisa memajukan dan mensejahterakan masyarakat di Kampung Sima.

“Saya yakin bahwa, kehadiran PT. Sariwana Adi Perkasa di Kampung Sima, jika Tuhan menghendaki, kami akan dibawa ke Taman Firdaus. Aspirasi yang kami bawa untuk mengijinkan Perkebuanan Kelapa Sawit beroperasi di Kampung Sima, tidak ada unsur paksaan atau intimidasi dari pihak manapun, aspirasi kehadiraan perkebunan Kelapa Sawit di Kampung Sima murni aspirasi dari warga masyarakat di Kampung Sima. Karena saya yakin, inilah jalan untuk masyarakat Kampung Sima masuk ke Firdaus,” tuturnya.

Oleh karena, itu dirinya menegaskan kepada pemerintah Kabupaten Nabire, BPLH Provinsi Papua untuk segera menyetujui perijinan dan penerbitan ijin AMDAL PT. Sariwana Adi Perkasa, sehingga dengan ijin AMDAL, kami sudah bisa bekerja dan kami akan sejahtera. Dan dirinya yakin, suatu saat nanti anak Sima akan menduduki salah satu jabatan penting di Perusahaan sebagai General Manajer, yang nantinya akan membawa warga masyarakat Kampung Sima menuju arah yang lebih sejahtera dan makmur.

Sementara itu, salah satu ibu atau Mama asal Kampung Sima, Ny. Yustina mengatakan, ibarat sebuah rumah tangga yang baru, sebagai orang tua dari pengantin dirinya sudah lama menantikan mas kawin yang nantinya akan diberikan kepada dirinya, oleh anak mantunya. Oleh karena itu, kepada Kepala BPLH Provinsi Papua, dirinya meminta untuk segera merealisasikan ijin AMDAL PT. Sariwana Adi Perkasa, karena itulah mas kawin yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh seorang Mama di Kampung Sima. Dan BPLH Provinsi Papua harus berjanji untuk membawa mas kawin tersebut ke Kampung Sima dalam waktu yang tidak lama lagi, dan tidak perlu di tunda-tunda.

(Papuaposnabire)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.