INFO PAPUA
Home » Blog » Potensi Tanaman Anggrek di Papua Yang Terlupakan

Potensi Tanaman Anggrek di Papua Yang Terlupakan

(Ketua KPU Dogiyai, Andy Gobay)

Nabire – Noken Anggrek merupakan satu dari sekian banyak oleh-oleh khas Meepago (Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya). Jika tidak membawa Noken Anggrek sama saja tidak ke Meepago atau tidak menggunakan Noken anggrek bukan orang atau warga meepago.

Noken atau tanaman anggrek merupakan salah satu potensi unggulan yang berkontribusi paling besar terhadap perekonomian warga masyarakat di Distrik Mapia Barat dan Distrik Piyaiye, hal ini didukung dengan para pengrajin dan pemberdaya lahan kebun anggrek yang luas.

Untuk potensi pengrajin anggrek dan dapat diklasifikasikan menjadi 2 bagian yaitu para pengrajin yang mengambil tanaman anggrek begitu saja di hutan dan lahan kebun anggrek yang dibudidayakan oleh penduduk setempat misalnya di halaman Gereja, di pekarangan rumah warga dan lainnya.

Noken anggrek yang berbahan kulit kayu, anggrek berwarna kuning dan hitam manis, dibuat dan dililit menjadi sebuah noken yang cantik dengan berbahan langka ini satu-satunya berasal Distrik Mapia Barat dan Distrik Piyaiye.

Kami berharap kedepan perlu dilakukan budidaya tanaman anggrek hitam Manis dan anggrek Kuning dengan dibekali tata cara pengrajin Noken Anggrek sejak usia dini, sehingga Pemerintah Daerahpun ikut berkontribusi dalam pengembangan lahan anggrek di perbukitan yang berpotensi tanaman anggrek kedepan. Selain itu bisa ikut berkompetisi dalam pameran anggrek tingkat lokal nasional dan Internasional.

Kampung Kimi, 29 Juli 2020
Penulis, Andy Gobay, S.Sos.,MA

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

  • Peny Maran
    8 September, 2022 21:11 at 21:11

    Mau beli bagaimana caranya

Your email address will not be published.