Peringati 100 Tahun Injil Masuk Toraja, IKT Lakukan Kunjungan Kasih Dan Pelayanan Kesehatan Di Perbatasan Jayapura
Memperingati 100 tahun Injil Masuk di Tanah Toraja (IMT), Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, mengadakan kunjungan kasih sekaligus memberikan layanan kesehatan gratis dan membagikan paket sembako kepada masyarakat di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, wilayah perbatasan Kota Jayapura pada, Sabtu (24/8).Rombongan yang berangkat dengan menggunakan belasan kendaraan roda empat ini membawa serta 5 dokter ahli guna memberikan layanan kesehatan yang maksimal bagi warga disana.
Berbondong-bondong warga di Kampung Mosso mendatangi lokasi pengobatan massal gratis,seakan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut.Pelayanan kesehatan yang mengambil tempat di Sekolah Rakyat Ancora, Paud Florencia Mosso,didatangi segenap warga yang segera mengantri untuk mendapatkan pelayanan.Dalam kegiatan ini rombongan IKT Provinsi Papua,membuat gebrakan pengobatan massal yang beda dari yang biasanya,yakni dengan membawa 5 dokter ahli diantaranya,dokter spesialis kandungan,spesialis penyakit dalam,spesialis THT dan spesialis radiologi,serta 6 apoteker dan belasan relawan medis yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Wakil Ketua IKT Provinsi Papua, Ir. Frans Tanga mengatakan,kegiatan kunjungan kasih tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Toraja yang berada dan mencari hidup di Papua. Kunjungan kasih tersebut tidak hanya berupa pelayanan kesehatan, namun juga pemberian sembako gratis kepada warga Kampung Mosso yang mana terlaksananya kegiatan tersebut atas sumbangsih dari beberpa warga IKT yang telah mengabdi di Tanah Papua, diantaranya Ir.John Rende Mangontan,Rafael Mananna, Kristian Kondobua, Ahmad Sujana dan Sarce Surring.
“Kegiatan ini dalam rangka memperingati 100 tahun injil masuk Tana Toraja. Kunjungan kasih ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada saudara kami Papua, yang mana kami orang Toraja sudah menjadi bagian dari Papua. Tanah Papua merupakan tanah perjanjian bagi kami dan melalui pelayanan kesehatan ini kami berharap masyarakat di Kampung Mosso memanfaatkan dengan baik .Sehingga yang sakit dapat diobati secara tepat karena kami membawa tenaga medis yang lengkap dengan dokter dan apoteker,”katanya kepada wartawan.
Sementara itu,Ir.John Rende Mangontan,kepada wartawan mengatakan sebagai pihak yang memberikan Kontribusi bagi terwujudnya kegiatan tersebut,ia berharap sentuhan kasih yang diberikan dapat membantu mengurangi beban masyarakat di Kampung Mosso yang selama ini kurang mendapat perhatian di sektor layanan kesehatan.
“Kegiatan ini bukan baru pertama, tapi sudah sering saya laksanakan di berbagai tempat sejak saya menginjakkan kaki di Tanah Papua.Sejak saya berusaha dan berkehidupan di Papua,saya banyak dicintai oleh masyarakat.Oleh sebabnya saya bertindak dengan memberikan sentuhan kasih kepada masyarakat,baik pribadi secara individu maupun melalui organisasi,”ujarnya.
Ditanya tentang tindakan atas dasar kecintaan terhadap Papua tersebut apakah menjadi salah satu mottonya,ia mengaku Papua baginya sudah seperti kampung halaman dan untuk itu dengan kecintaan terhadap Papua, dirinya akan selalu bertindak kepada masyarakat yang membutuhkan sentuhan kasih,terutama yang selama ini kurang mendapat perhatian diberbagai sektor yang salah satunya layanan kesehatan.
“Ia memang saya memiliki sebuah motto yakni, cinta itu adalah tindakan.Yang artinya sebagai wujud kecintaan itu kita berikan dalam bentuk tindakan dengan melakukan kunjungan kasih seperti yang dilakukan saat ini di Kampung Mosso yang memang membutuhkan sentuhan kasih layanan kesehatan.Saya sejak pertama datang ke Papua dan saya sudah menerima banyak sekali cinta dari rakyat Papua,sehingga saya mencintai lebih banyak lagi kepada masyarakat. Terutama Papua sebagai tempat hidup dan mencari kehidupan,saya bersyukur kunjungan kasih ini dimanfaatkan warga dengan baik,”tegasnya.
Ia mengatakan,kegiatan sejenis akan terus digiatkan kedepannya dengan mendatangi warga yang membutuhkan sentuhan kasih sebagai wujud ucapan syukur dan kecintaan serta pengabdian kepada Tanah Papua.
Sementara itu dalam kunjungan kasih tersebut,dari pantauan koran ini Warga yang datang nampak antusias dengan pelayanan kesehatan yang memang jarang menyentuh Kampung Mosso, sebagai wilayah terakhir batas pemerintahan Kota Jayapura.Sekalipun terdapat Pustu di tempat tersebut, namun warga yang bermukim disana mengaku selama ini jarang mendapatkan layanan kesehatan.
Sehingga dengan adanya pelayanan tersebut warga sangat terbantu untuk mengobati sakit penyakit yang selama ini diderita warga disana.Para relawan medis dan apoteker yang bertugas menyediakan obat-obatan juga nampak sigap melayani masyarakat.Selain mendapatkan layanan kesehatan gratis, warga juga mendapatkan bantuan berupa paket sembako yang dibagikan usai pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.
Ketua Tim Medis, Elisabeth Rerungan,Sp.OG yang ditemui secara terpisah mengatakan,dalam kegiatan tersebut dominasi penyakit yang diderita warga Kampung Mosso diantaranya,Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),malaria serta dermangitis atau penyakit kulit.
“Dari hasil diagnosis kami penyakit ISPA sangat mendominasi,ini karena pola hidup masyarakat yang kurang sehat.Sehingga dalam pemeriksaan tadi kami juga memberikan pemahaman pola hidup sehat. Dalam pelayanan kesehatan ini kami membawa alat cek darah yang langsung dapat diketahui hasilnya,”ungkapnya.
Sedangkan,Kepala Kampung Mosso,Charles Wepavoa,mewakili warga kampung mengatakan sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh warga IKT atas kunjungan kasih yang dilakukan di wilayahnya tersebut.Ia mengaku,sebagai kampung yang berbatasan dengan negara tetangga dan menjadi wilayah terakhir pemerintahan Kota Jayapura,pihaknya jarang mendapatkan sentuhan layanan kesehatan.
“Saya bersyukur atas kunjungan kasih oleh IKT Provinsi Papua. Warga disini sangat membutuhkan pelayanan kesehatan seperti ini,”pungkasnya.
(Sumber : BintangPapua.com)



Leave a Reply