Perayaan HUT Kingmi (GKIP) ke-59 di Klasis Nabire

Nabire, Gereja GKIP (Kingmi) di tanah Papua merayakan HUT ke-59, selasa (06/04/21). Di Klasis Nabire, perayaan HUT dilaksanakan di gedung gereja Efata, Karang Tumaritis, selasa pagi pukul 09.00 WIT.
Turut hadir dalam Ibadah HUT tersebut mewakili sinode Kingmi di tanah Papua, Yahya Tenouye S.Th, aktivis Ham Papua Yones Douw, tokoh intelektual pemerintah kabupaten Nabire karakteker Yohanes Mote, Ketua Kingmi Klasis Nabire Pdt. Mordekahi Ohilla S. Th dan puluhan Gembala Jemaat setempat dan ratusan anggota jemaat yang ada di seluruh Kelasis Nabire.
Dalam ibadah tersebut acara dipandu oleh seorang Dosen STT walter post kampus ll Nabire Hans Pigome S. Th, dan Firman Tuhan dilayani oleh Pdt. Yahya Tenouye S. Th selaku Ketua koordinator teluk cenderawasih.
Ibadah mengusung tema “Memikul salib menghadirkan generasi baru anak-anak masa depan yang kuat”, diambil dari Kitab Yoel 2 : 1-11 dan Yesaya 40 : 1-11.
Lanjut pembawa renungan mengatakan kehidupan pada zaman kini anak – anak generasi mudah emas Papua sedang hancur, dan mengikuti hal-hal diluar organisasi gereja dengan sembarangan, maka itu mari kita memprioritaskan orang tua sendiri sebagai guru untuk membimbing anak secara rohaniah, sebab generasi ini adalah generasi yang sedang menunggu jubelium 100 tahun ke depan (Kingmi) di tanah Papua.
Dikatakan, apabila bapak ibu dan saudara/i mengasihi Tuhan Yesus maka mari kita mengasihi anaka-anak kita terlebih dahulu agar taat di dalam Tuhan.
Seusai perenungan Firman Tuhan, acara dilanjutkan dengan kesan-pesan.
Ketua Kingmi Klasis Nabire, Pdt Mordekahi Oilla S. Th mengatakan, terkait bantuan bahan makanan untuk pengungsi Intan Jaya yang ada di Nabire, agar bisa segera disalurkan dan yang belum menyumbang bisa segera menyumbang.
Lanjutnya, untuk Panitia Konferensi Sinode di Puncak, Papua, pun harus diingat, Koordinator Teluk Cendrawasih dibebankan sekian juta, maka kami dari badan pengurus klasis juga dibebankan kepada jemaat pos pi dan jemaat besar sesuai dengan kemampuannya itu juga perlu di ingatkan.
Dalam kesempatan yang sama, Penjabat Bupati Nabire, Dr.Anthon Mote mengatakan, kita perlu menjaga anak kita sebaik mungkin karena di pandangan masa kini, generasi muda sedang hancur dengan hal-hal negatif seperti judi, togel, miras, seks bebas, dll.
“Maka kami dari pemerintah juga pun nanti akan sosialisasikan dan melarangkan kios-kios yang sedang menjual tempat penjualan miras, bobo, judi dan lainnya, jadi saya harap orang tua menjaga membimbing anak-anak kita dengan baik, karena generasi ini adalah penentu masa depan agama, keluarga, daerah, bangsa dan negara,” katanya.
Selanjutnya acara ditutup dengan nyanyian penutup dan doa penutup.
[Nabire.Net/Elias Douw]


Leave a Reply