Penjualan Miras & Operasional Tempat Hiburan di Nabire Dilarang Selama Ramadhan Hingga PSU

Miras Nabire

(Penjualan Miras & Operasional Tempat Hiburan di Nabire Dilarang Selama Ramadhan Hingga PSU)

Nabire, Dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif di kabupaten Nabire, terlebih khusus selama Bulan Ramadhan dan menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), pemkab Nabire melarang penjualan minuman beralkohol (miras) dan menutup sementara tempat hiburan dan sejenisnya.

Hal tersebut sesuai dengan surat edaran pemerintah kabupaten Nabire, nomor 300/728/SET, tentang Larangan Penjualan Minuman Beralkohol serta Penutupan Tempat Hiburan dan Sejenisnya.

Surat yang dikeluarkan oleh Penjabat Bupati Nabire, dr.Anton Mote, tertanggal 12 April 2021 tersebut, menegaskan bahwa penjualan minuman beralkohol serta operasional tempat hiburan, panti pijat dan sejenisnya di Nabire serta penjualan lem aibon, tidak diperbolehkan mulai 13 April 2021 hingga munculnya surat edaran Bupati Nabire berikutnya.

Jika ditemukan adanya pelaku usaha yang menyalahi atau melanggar edaran ini, maka akan dikenakan sanksi berupa pencabutan Surat Ijin Tempat Usaha (SITU), pencabutan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), pencabutan Surat Ijin Pemasok Minuman Beralkohol (SIP-MB), dan pencabutan Surat Ijin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol, serta pelanggaran tersebut akan diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *