INFO PAPUA
Home » Blog » Penjual Ikan di Jayapura Dipalak 3 Pemuda, Berujung Saling Aniaya Menggunakan Sajam

Penjual Ikan di Jayapura Dipalak 3 Pemuda, Berujung Saling Aniaya Menggunakan Sajam

Penjual Ikan di Jayapura Dipalak 3 Pemuda, Berujung Saling Aniaya Menggunakan Sajam
(Penjual Ikan di Jayapura Dipalak 3 Pemuda, Berujung Saling Aniaya Menggunakan Sajam)

Jayapura, 30 Oktober 2023 – Kepolisian Resor Jayapura, melalui Satuan Reserse Kriminal Polsek Sentani Kota, berhasil mengamankan dua dari tiga pelaku kasus penganiayaan yang terjadi di belakang Kantor Basarnas Hawai Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Sabtu (28/10/2023) pagi.

Kejadian ini melibatkan seorang pedagang ikan berinisial D (53) dan tiga pemuda di bawah pengaruh minuman keras, berinisial TH (24), JD (26), serta SY yang masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus ini bermula ketika korban, seorang pedagang ikan yang saat itu sedang melayani pembeli menggunakan sepeda motor, diserang oleh TH yang meminta ikan namun korban menolak karena jumlah ikan yang diminta terlalu banyak. Pertengkaran pun pecah, TH memukul korban sehingga korban menjauh dari motornya.

Pelaku lain, JD, kemudian datang dengan membawa sebilah sabit dan membacok kepala korban sebanyak tiga kali, namun beruntung helm yang dipakai korban berhasil mengurangi dampak serangan tersebut.

Tidak tinggal diam, korban kemudian melawan. Dengan menggunakan pisau badik, dia menusuk TH di bagian dada. Namun, pelaku lainnya, SY, turut serta dalam kejadian ini dengan melemparkan batu ke arah korban. Akibat serangan tersebut, korban terpaksa melarikan diri dan mencari pertolongan di jalan raya. Beruntung, anggota Polda Papua yang kebetulan lewat menggunakan sepeda motor berhasil mengamankannya dan membawanya ke Polsek Sentani Kota.

Kapolsek Sentani Kota, AKP Zakarias Siriyey, S.Sos, membenarkan kejadian ini. “Saat ini ada dua orang pelaku yang telah kami amankan yakni pelaku yang juga korban yaitu D (53) dan JD (26). Sedangkan pelaku lainnya, TH (24), yang juga merupakan korban penikaman, masih dirawat intensif di RS Yowari. Kami tengah melakukan pencarian terhadap pelaku yang masih buron, SY,” ungkapnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan sendiri terkait kasus ini. Proses hukum akan ditegakkan secara adil dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kasus ini terus dalam penyelidikan dan pihak berwajib akan memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya penyidikan.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.