Seorang penambang bernama Ribut tewas tertimbun longsor tanah di lokasi penambangan emas tradisional di Kampung Gamey Biru, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua, Rabu (9/1).
Longsor juga menimpa salah rekan korban bernama Iqwan Purwadiono. Namun, Iqwan berhasil selamat. Insiden ini terjadi pada saat keduanya sementara bekerja di salah satu terowongan di lokasi penambangan tradisional sekitar pukul 14.00 WIT.
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Patrige Renwarin, di Jayapura, Kamis (10/11/2016) ketika dikonfirmasi membenarkan adanya longsoran yang menimpa dua pekerja di lokasi penambangan tradisional di Gamey Biru.
“Wagimin, rekan dari dua korban ini melaporkan kejadian ini ke Markas Polsek Uwapa Aiptu Agus Parjiman, bersama Bripka Irwan Suyitno langsung ke tempat kejadian untuk mengevakuasi kedua korban,” kata Patrige.
Dia menuturkan, tanah menutupi seluruh tubuh korban yang tewas, sedangkan Iqwan berhasil selamat karena tanah hanya menutupi kaki hingga leher.
“Aiptu Agus dan Briptu Irwan telah berhasil mengevakuasi para korban. Iqwan yang mengalami luka lecet di sekujur tubuhnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Nabire untuk mendapatkan perawatan medis,” tutur Patrige.
Dia pun menambahkan, korban tewas telah dimakamkan kerabat dan Paguyuban Keluarga Pati, Jawa Tengah di Tempat Pemakaman Bumiwonorejo Nabire, kamis pagi tadi (10/11)” tambah Patrige.
Leave a Reply