Dengan sudah menjadi masalah klasis selama ini di Nabire, maka pemerintah kabupaten Nabire akan berusaha menambah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) baik itu jenis minyak tanah, solar, maupun premium. Dan hal ini sudah diputuskan berdasarkan pertemuan beberapa waktu lalu.
Dijelaskan Kabag Perekda Setda Kabupaten Nabire, Daniel Maipon, S.STp, beberapa waktu lalu telah diadakan pertemuan antara Pemda Nabire dengan Pengusaha BBM, Instansi terkait, dan Pertamina, dimana pertemuan tersebut membahas tentang penambahan kuota BBM, penatalayanan distribusi minyak tanah, dan sosialiasi serta monitoring di lapangan terkait pendistribusian dan pelayanan BBM.
Terkait penambahan kuota BBM, menurut Daniel, sudah ditandatangani permintaan penambahan kuota BBM oleh Bupati Nabire, Isaias Douw. Permintaan penambahan kuota yang sudah disetujui Bupati ini selanjutnya akan diteruskan kepada BPH Migas Pusat, Pertamina dan Kementerian BUMN.
Lalu terkait penatalayanan distribusi minyak tanah, menurut Daniel, hal ini akan lebih diperhatikan, dimana pemerintah aka lebih mendengar keluhan-keluhan dari warga masyarakat terkait distribusi minyak tanah, dan akan ditindaklanjuti sesegera mungkin.
Dan terakhir menurut Daniel terkait sosialiasi serta monitoring di lapangan terkait pendistribusian dan pelayanan BBM, saat ini Pemda sudah membentuk Tim Pengawas dan Pengendalian BBM, dimana tim ini akan terjun ke lapangan untuk mengawasi dan memonitoring distribusi serta pelayanan BBM di Nabire.
Terakhir menurut Daniel, jika penambahan kuota BBM sudah disetujui, ada kemungkinan akan ada penambahan SPBU dan pangkalan minyak tanah, dikarenakan pertambahan penduduk dan luas wilayah semakin hari semakin meningkat, apalagi khusus untuk BBM Premium dan Solar kabupaten Nabire juga melayani beberapa kabupaten selain Nabire.
Leave a Reply