INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Tarif Penerbangan Subsidi Papua Tengah 2026, Cek Rute dan Jadwal dari Nabire

Tarif Penerbangan Subsidi Papua Tengah 2026, Cek Rute dan Jadwal dari Nabire

(Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi, Tiga Rute Utama Dilayani Tiga Kali Sepekan)
(Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi, Tiga Rute Utama Dilayani Tiga Kali Sepekan)

Nabire, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama PT AMA menetapkan jadwal serta tarif penerbangan bersubsidi untuk tahun 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas udara masyarakat di sejumlah wilayah yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat.

Program tersebut menyediakan enam rute penerbangan dari Nabire, yakni menuju Ilaga, Mulia, Bilogai, Waghete, Enarotali, dan Moanamani.

Rute Nabire–Ilaga tersedia setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan tarif Rp399.000. Penerbangan sebaliknya dikenakan Rp394.000. Sementara Nabire–Mulia beroperasi pada hari yang sama dengan tarif Rp437.000 dan rute Mulia–Nabire Rp432.000.

Untuk Nabire–Bilogai, penerbangan tersedia Senin, Rabu, dan Jumat dengan tarif Rp315.000. Tiket Bilogai–Nabire ditetapkan Rp310.000.

Adapun penerbangan Nabire–Waghete berlangsung setiap Senin dan Rabu. Tarifnya Rp243.000, sedangkan perjalanan Waghete–Nabire Rp238.000. Tarif yang sama berlaku untuk rute Nabire–Enarotali yang dijadwalkan setiap Rabu dan Jumat.

Sementara itu, Nabire–Moanamani dilayani Senin dan Jumat dengan tarif Rp216.000. Penerbangan dari Moanamani menuju Nabire dikenakan Rp211.000.

Ketentuan Penumpang

Calon penumpang dewasa wajib menunjukkan KTP dan melakukan pemesanan sesuai identitas. Bayi di bawah dua tahun tanpa kursi sendiri dikenakan tarif 10 persen dari harga tiket dewasa, sedangkan anak berusia dua tahun ke atas membayar tarif dewasa.

Bagasi penumpang dibatasi maksimal 10 kilogram. Kelebihan bagasi dikenakan biaya tambahan sesuai aturan PT AMA, dengan proses penimbangan paling lambat sehari sebelum keberangkatan.

Program subsidi ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh akses transportasi udara yang lebih terjangkau sekaligus mendukung mobilitas warga dan pelayanan pemerintahan di wilayah Papua Tengah.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.