Palang Jalan Di Abouyaga Dogiyai Dibuka Wakil Bupati

Dogiyai – Aksi pemalangan jalan yang dilakukan oleh warga di kampung Abouyaga, Distrik Piyaiye, kabupaten Dogiyai, Papua, dibuka oleh Wakil Bupati, Oskar Makai, SH, Jumat (21/02).
Pemalangan jalan di area kerja PT. Modern tersebut dilakukan karena warga kecewa kontrak kerja yang disepakati antara PT. Modern dengan warga tiba-tiba diberikan ke orang lain.
Akibat kekecewaan tersebut, warga menuntut hak ulayat yang belum dibayar sebesar 50 juta kepada PT. Modern.
Mengetahui hal itu, Wakil Bupati, Oskar Makai, mewakili pemkab Dogiyai, langsung menuju lokasi pemalangan. Wakil Bupati bersama kordinator lapangan PT. Modern berkordinasi dengan kordinator aksi pemalangan Osea Boma, meminta kepada masyarakat Kampung Abouyaga agar saling menjaga situasi yang aman dan tidak mengganggu aktifitas umum Proyek PT. Modern.
Sementara terkait masalah paket pekerjaan, hal itu akan disampaikan Wakil Bupati kepada Bupati Dogiyai, karena kewenangan hal tersebut ada di Bupati.
Warga setempat akhirnya mendengarkan himbauan dari Wakil Bupati dan Koordinator Lapangan PT. Modern, kemudian membuka pemalangan dan membubarkan diri.
Pada saat itu juga masyarakat Kampung Abouyaga memahami dan mendengarkan himbauan dari dari wakil bupati dan kordinator lapangan Proyek PT. Modern, sehingga masyarakat Kampung Abouyaga membubarkan diri dengan tertib, dan wakil bupati Dogiyai membuka pemalangan tersebut.
Sebagai informasi, proyek jalan raya kampung Abouyaga menuju Ditrik Piyaiye tahun 2019 lalu sepanjang 2.8 KM. Proyek tersebut ditangani PT. Modern dengan membayar hak ulayat sebesar 100 juga kepada warga Abouyaga (marga Boma dan Mote) ditambah beberapa ekor babi.
Hingga saat ini proses pekerjaan sudah memasuki 2.5 KM, tersisa 300 meter lagi.
[Nabire.Net/Antonius Tebai]


Leave a Reply