Nabire.Net Galang Donasi untuk Keluarga Bapak Abdullah, Korban Pembunuhan OTK di Nabire

Nabire, Sebagai wujud kepedulian kepada keluarga pengemudi ojek, Bapak Abdullah, yang meninggal dunia akibat ditikam oleh Orang Tak Dikenal, Nabire.Net menggalang donasi untuk membantu keluarga almarhum Bapak Abdullah, dengan melibatkan warga grup Whatsapp Nabire.Net.
Nabire.Net menggalang donasi di 5 grup Whatsapp Nabire.Net, dan dari hasil pengumpulan dana, total yang terkumpul sebesar 6.3 juta rupiah, yang berasal dari 21 donatur.
Uang hasil donasi tersebut kemudian diserahkan Nabire.Net kepada pihak keluarga korban, Selasa sore (20/12/2022). Kedatangan Nabire.Net disambut oleh Bapak Heri, Bapak Nasir dan Ibu Nurul yang merupakkan anggota keluarga almarhum.
Kepada Nabire.Net, Bapak Heri, Bapak Nasir dan Ibu Nurul mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dana dan doa bagi warga Nabire yang telah peduli kepada keluarga almarhum.
Pihak keluarga hanya bisa membalas dengan doa agar warga yang telah membantu baik berupa dana maupun doa agar senantiasa dilimpahkan rejekinya dan diberikan kesehatan.
Sebagai informasi, seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek, ditemukan dalam kondisi tertikam oleh Orang Tak Dikenal, sekira pukul 10.45 WIT, Senin (19/12/2022) di Kampung Harapan kabupaten Nabire, Papua Tengah.
(Baca Juga : Tukang Ojek Ditikam di Kampung Harapan Nabire, Ini Kasus Ketiga Dalam Sebulan Terakhir)
Korban diketahui bernama Abdullah, Warga Jember Jawa Timur, berusia 58 tahun dan beralamat di jalan CH Martha Tiahahu, Kelurahan Kalibobo, kabupaten Nabire.
Kasus penikaman pengemudi ojek kali ini adalah kasus ketiga yang terjadi dalam sebulan terakhir.
(Baca Juga : Penganiayaan & Pembunuhan Ojek Marak di Nabire, Warga Tidak Puas dengan Pelayanan Aparat Kepolisian)
Kasus penganiayaan tiga pengemudi ojek yang terjadi selama 1 bulan terakhir di kabupaten Nabire mendapat sorotan tajam dari warga masyarakat di kabupaten Nabire. Warga meminta aparat keamanan untuk segera mengungkap kasus tersebut.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar