INFO NABIRE
Home » Blog » MK Gelar Sidang Pendahuluan Pilkada, Termasuk 3 Pasangan Dari Nabire

MK Gelar Sidang Pendahuluan Pilkada, Termasuk 3 Pasangan Dari Nabire

Untitled

Mahkamah Konstitusi mulai menggelar persidangan perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah 2015 dengan agenda pemeriksaan pendahuluan.

“Persidangan mulai hari ini dengan agenda pemeriksaan pendahuluan,” ujar Kabid Humas Mahkamah Konstitusi (MK) Budi Ahmad Johari ketika dijumpai di Gedung MK Jakarta, Kamis.

Pemeriksaan pendahuluan ini akan terbagi menjadi tiga panel, yakni panel satu yang dipimpin oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat, panel dua dipimpin oleh Hakim Konstitusi Anwar Usman, dan panel tiga dipimpin oleh Patrialis Akbar.

Pada sidang perdana ini, MK akan memeriksa persyaratan formil dan materi gugatan dari masing-masing pemohon, baik mengenai pemenuhan syarat selisih suara maupun tenggat waktu pendaftaran pemohon. Selain itu MK juga akan mendengarkan dalil-dalil para pemohon lainnya yang berpengaruh terhadap perolehan suara hasil Pilkada.

Sidang pemeriksaan pendahuluan ini rencananya akan digelar selama tiga hari, sejak Kamis (7/1) hingga Senin (11/1). Kemudian akan dilanjutkan dengan sidang tahap kedua dimana MK akan mendengarkan jawaban termohon yaitu Komisi Pemilihan Umum dan pihak terkait. Setelah tahap dua selesai, MK akan menilai dan mempertimbangkan dalil-dalil dari tiap permohonan.

“Setelah itu akan ada putusan sela, dimana Majelis Hakim akan memutuskan apakah tiap perkara dapat diperiksa lebih lanjut atau gugur,” ujar Budi.

Putusan sela ini rencananya akan dilaksanakan pada Senin (11/1).

Penanganan perkara perselisihan hasil pemilihan oleh MK merupakan tindak lanjut penyelenggaraan pilkada serentak pada awal Desember 2015, yang kemudian proses pengajuannya diterima oleh MK pada pertengahan Desember 2015.

Sejak MK membuka pendaftaran permohonan penanganan perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah hingga 26 Desember 2015, MK menerima 147 permohonan dari 132 daerah.

Dari Nabire sendiri tercatat 3 pasangan yang gugatan perkara Pilkadanya sudah didaftarkan dan diterima MK, dan rencananya kamis malam ini (07/01) akan disidangkan.

Berdasarkan jadwal persidangan dari website Mahkamah Konstitusi, ketiga pasangan masing-masing pasangan Agus Zonggonau-Isak Mandosir, pasangan Yakob Jingga-Melkisedek Rumawi dan pasangan Decky Kayame-Adauktus Takerubun, pelaksanaan sidang pemeriksaan pendahuluannya akan digelar malam nanti pukul 19.00 wib.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • DPCPKBDOGIYAI
    8 Januari, 2016 17:58 pada 17:58

    KPU Tetapkan ‘IDOLA’ Menang, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Terprovokasi

    Selasa, 22 Desember 2015 06:37
    AddThis Social Bookmark Button
    NABIRE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire pada tanggal 17 Desember 2015 kemarin telah memplenokan perolehan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2015. Dalam pleno tersebut, telah ditetapkan pasangan nomor urut 1 Isaias Douw, S.Sos – Amirullah Hasyim, S.IP,MM, memperoleh suara terbanyak dengan total keseluruhan jumlah suara untuk 15 distrik, sebanyak 58.922 suara. Ditempat kedua, pasangan nomor urut 4 Deki Kayame, SE – Drs. Adauktus Takerubun dengan mengantongi 53.776 suara.

    Sehingga yang ditetapkan dalam pleno KPU Nabire kemarin itu, pasangan IDOLA sebagai pemenang. “Saya minta seluruh masyarakat Nabire tetap tenang dan jangan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Pasangan IDOLA sudah menang, jangan dengar isu sana-sini yang ingin memprovokasi keadaan,” demikian terang Isaias Douw,S.Sos kepada media ini Minggu (20/12) malam.
    Dikatakan, kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire bahwa kemenangan dalam Pilkada Kabupaten Nabire tahun 2015, sudah ditetapkan oleh KPU Nabire, dimana pasangan IDOLA memperoleh suara terbanyak. “Saya selaku mantan bupati dan kandidat meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tunggu penetapan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire terpilih periode mendatang,” tandasnya.
    Saya himbau dan harap, lanjut Isaias Douw, masyarakat tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. Kita mau tentunya daerah ini aman, tenang dan damai, apalagi saat ini kita tetap berada dipengujung tahun dan akan merayakan atau menyambut natal dan tahun baru.
    “Kita di Nabire ini aman, dan Pilkada kemarin sudah berjalan baik dan aman. Orang luar atau ada pihak-pihak yang mengatakan Nabire tidak aman dan Pilkada tidak berjalan baik itu salah, Nabire sampai sekarang pun aman. Kita harus membantu pihak keamanan untuk tetap menjaga daerah ini agar tetap kondusif, karena keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Isaias.
    Lanjutnya lagi, soal isu dan kabar yang menyebutkan bahwa Pilkada di Nabire tidak aman yang diisukan oleh pihak atau kelompok tertentu itu tidak benar. Sekali lagi kami katakan Pilkada Nabire aman dan berjalan lancar. Soal ada pihak-pihak atau kandidat yang tidak menerima ataupun ingin menggugat pelaksanaan dan hasil Pilkada kemarin, silakan itu ada mekanisme dan aturan mainnya.
    “Kita harus dewasa menyingkapi hal ini, saya selaku mantan bupati juga berharap untuk tetap menjaga daerah ini agar tetap aman dan damai. Sekali lagi saya harap dan minta kepada semua pihak untuk tetap menjaga kekondusifan daerah ini, soal menang dan kalah itu hal biasa dalam politik dan ini sudah ditentukan. KPU sudah pleno jadi ketika ada pihak yang tidak terima ada prosedurnya, sehingga kita masyarakat tinggal menantikan pelantikan bupati definitif,” imbuhnya seraya berharap kembali kepada semua pihak yang ada di daerah ini untuk tetap tenang dan sama-sama menjaga daerah ini dengan baik serta menyambut natal dan tahun baru dengan kasih Tuhan.
    Sekedar menambahkan, untuk hasil dan data perolehan suara yang sudah disahkan oleh KPU Nabire melalui pleno secara umum, pasangan nomor urut 1 ‘IDOLA’ memperoleh 58.922 suara, disusul perolehan suara kedua terbanyak pasangan nomor urut 4 dengan jumlah perolehan suara 53.776 suara.
    Perolehan suara pasangan calon lainnya, nomor urut 2, pasangan AMAN, Zonggonao A., A.Md.P., SP, M.Si – Drs. Isak Mandosir memperoleh 6.963 suara. Pasangan nomor urut 3, pasangan KANO, Drs. Ayub Kayame, MA – H. Suwarno Majid, memperoleh 10.594 suara. Pasangan nomor urut 5, pasangan Peter F. Worabay – Sunaryo, S.Sos, memperoleh 4.963 suara. Pasangan nomor urut 6, pasangan YB Panus Jingga, MT – Melkisedek Rumawi memperoleh 14.491 suara. Pasangan nomor urut 7, pasangan Hendrik Andoi – Stefanus Iyai memperoleh 12.001 suara. Sementara pasangan nomor urut 8, pasangan Drs. Fabianus Yobee – Yusuf Kobepa, SH, MM memperoleh 9.694 suara. (wan) :baca:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.