Mengenal Permainan Sains di TK, “Telur Berputar”

Nabire, Pendidikan memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam kehidupan manusia di masa yang akan datang. Pendidikan dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki manusia. Melalui pendidikan, manusia mengembangkan kemampuan, sikap dan bentuk-bentuk tingkah laku lainnya didalam masyarakat dimana dia hidup.
Pendidikan bukan hanya pemberian informasi pengetahuan pembentukan keterampilan, melainkan usaha untuk mewujudkan keinginan, kebutuhan dan kemampuan individu sehingga tercapai kepuasan dalam seluruh aspek kehidupannya, jasmani maupun rohani.
Pendidikan Anak Usia Dini bertujuan membantu anak didik dalam megembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi nilai-nilai agama dan moral, sosial, emosional, dan kemandirian, bahasa, kognitif, fisik / motorik.
Pengembangan pembelajaran sains di TK salah satu terobosan penting yang perlu diperhatikan. Sains merupakan pengetahuan ilmiah yang melibatkan operasional mental, ketrampilan dan strategi yang dirancang manusia untuk pemenuhan segala kebutuhan dan keperluan hidup manusia disunia ini.
Hakikat pengembangan sains di TK adalah kegiatan belajar sambil bermain yang menyenangkan dan menarik melalui pengamatan, penyelidikan, dan percobaan untuk mencari tahu atau menemukan jawaban tentang segala sesuatu yang ada di dunia sekitar. Pengembangan sains di TK secara umum bertujuan agar anak mampu secara aktif mencari informasi mengenai apa yang ada di sekelilingnya. Sedangkan secara khusus permaianan sains di TK bertujuan agar anak memiliki kemampuan mengamati berbagai perubahan yang terjadi, melakukan percobaan sederhana, melakukan kegiatan mengklasifikasi, membandingkan, memperkirakan, dan mengkomunikasikan serta membangun kreativitas dan inovasi pada diri anak.
Proses penemuan ilmiah dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Kegiatan sains dapat dilakukan oleh anak dan guru di Laboratorium atau Pusat Sains, tetapi juga dapat dilakukan di luar kelas dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Permainan sains juga dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan sosio-emosional, fisik, kreativitas, dan tentunya perkembangan kognitif.
Metode yang digunakan adalah dengan cara menyampaikan/ mentransfer ilmu yang tepat sesuai dengan anak usia TK sehingga menghasilkan pemahaman yang maksimal bagi anak didik. Metode merupakan bagian dari strategi kegiatan. Setiap guru TK menggunakan metode sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sebagai alat untuk mencapai tujuan tidak selamanya metode berfungsi secara optimal. Oleh karena itu dalam memilih metode, guru TK perlu memiliki alasan yang kuat dan perlu memperhatikan karakteristik tujuan dan karakteristik anak yang dibinanya.
Berikut ini adalah macam-macam metode yang dapat digunakan pada permainan sains Telur Berputar yang sesuai dengan karakteristik anak usia TK adalah:
1. Metode Demonstrasi
Metode demonstrasi adalah cara memperagakan atau mempertunjukkan sesuatu atau proses dari suatu kejadian atau peristiwa. Guru dituntut mendemonstrasikan sesuatu harus jelas, alat peraga harus dipersiapkan terlebih dahulu, agar pada saat mendemonstrasikan sesuatu tidak terhambat dan terganggu.
2. Metode Tanya Jawab/ Becakap-cakap
Metode tanya jawab adalah metode dengan cara tanya jawab, guru memberi pertanyaan terbuka sehingga anak dapat menjawab beberapa kemungkinan berdasarkan pengalaman anak. Guru harus berusaha agar anak aktif memberi jawaban atau keterangan, bukan guru yang aktif memberi keterangan.
3. Metode Percobaan/ Eksperimen
Metode percobaan adalah suatu cara anak melakukan berbagai percobaan yang dapat dilakukan anak sesuai usianya. Guru sebagai fasilitator menyiapkan berbagai alat atau bahan percobaan. Melalui ini anak dapat menemukan sesuatu berdasarkan pengalaman.
Tujuan dan manfaat permainan sains Telur Berputar adalah:
1. Anak dapat merasakan permukaan kulit telur yang halus, mengatakan bentuk telur yang oval.
2. Anak dapat melakukan memutarkan telur di atas meja, bergantian telur mentah dan telur rebus
3. Anak mengetahui perbedaan berputar telur mentah dan telur rebus
4. Anak mampu membedakan telur mentah dan telur rebus
5. Anak mengetahui teknik memecah telur mentah
6. Anak dapat mengupas telur rebus
7. Melalui uji kepekaan hidung/pembau, anak mengetahui bau amis telur
8. Melalui uji kepekaan lidah/ perasa, anak mengetahui sedapnya rasa telur rebus
Langkah-langkah Permainan Sains “Telur Berputar”
1. Guru menyiapkan telur mentah dan telur rebus sebanyak jumlah anak di kelas
2. Guru mengatur tempat duduk
3. Guru memperlihatkan alat peraga/ telur dengan memberi pertanyaan terbuka tentang telur
4. Anak menjawab pertanyaan guru berdasarkan pengetahuan yang telah diketahui anak dari lingkungannya
5. Anak menjawab bergantian, dan guru memuji
6. Guru memperagakan memutarkan telur diatas meja, bergantian telur mentah dan telur rebus
7. Guru menjelaskan telur rebus dapat berputar dengan stabil dan lama karena putih dan kuning telur sudah menjadi benda padat sehingga tidak terjadi goyangan pada kuning telur.
8. Guru menjelaskan telur mentah sulit berputar karena putih dan kuning telur masih berupa benda cair sehingga terjadi goyangan pada kuning telur
9. Guru menjelaskan cara memecah telur, dengan membuat lubang dengan menggunakan sendok. Dipukul pelan-pelan agar telur tidak pecah. Tujuannya untuk memastikan telur masih berkualitas bagus dengan melihat kuning telur dan baunya.
10. Guru memecah telur dan mencium bau amis khas telur
11. Guru menjelaskan cara mengupas telur rebus
12. Guru meminta anak secara bergantian untuk mendemonstrasikan memutarkan telur di atas meja, memecah telur dan mencium baunya, mengupas telur dan mencicipi rasanya.
Pada dasarnya pembelajaran sains di TK bertujuan agar pada saatnya nanti anak akan lebih siap mengikuti pembelajaran sains pada jenjang selanjutnya yang lebih kompleks. Permainan sains membutuhkan suasana menyenangkan dan memberi rasa aman serta kebebasan bagi anak. Anak-anak akan lebih senang dan tertarik jika bahan sains tidak hanya dilihat dan diraba, tapi juga dirasakan.
Penulis : Roswati, S.Pd
[Nabire.Net]



Leave a Reply