Melalui Rapat Paripurna, Bupati & DPRD Deiyai Jawab Aspirasi Masyarakat Dengan Menolak Keberadaan PT Putra Dewa Paniai & Brimob

(Dokpri.Jeckinson)
Guna menyingkapi persoalan penembakan terhadap warga Deiyai sehingga telah jatuh korban jiwa, maka Pansus DPRD kabupaten Deiyai yang telah terbentuk, menggelar rapat paripurna DPRD untuk menjawab aspirasi warga Deiyai yang menggelar unjuk rasa senin 21 Agustus 2017.
Pansus DPRD tersebut digelar rabu 23 agustus 2017 dan langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Deiyai, Yunias Edoway, didampingi Ketua Pansus Alfred Pekege, bersama anggota DPRD lainnya, dan hadir juga Bupati Deiyai, Dance Takimai, Kapolres Paniai, AKBP Supriyagung, Dewan Adat Daerah kabupaten Deiyai, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan warga yang antusias ingin mengetahui hasil pansus.
Dari hasil pertemuan tersebut, akhirnya DPRD bersama Bupati Deiyai, sepakat menerima aspirasi warga masyarakat kabupaten Deiyai untuk menolak dan mengusir PT Putra Dewa Paniai dan Kesatuan Brimob dari kabupaten Deiyai.
Selanjutnya Bupati bersama anggota Pansus membuat surat pernyataan bersama yang isinya menolak keberadaan PT Putra Dewa Paniai dan Brimob di Deiyai.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Deiyai, Dance Takimai juga meminta agar warga Deiyai menahan diri serta menghindari hal-hal negatif seperti miras, togel, pencurian dan lain sebagainya.
Dari informasi yang beredar, pada tanggal 1 september 2017 mendatang, warga kabupaten Deiyai akan meminta hasil rapat Pansus DPRD bersama eksekutif, dengan menggelar aksi lebih besar untuk menegaskan bahwa aspirasi mereka tersampaikan dengan baik dan dijawab oleh legislatif maupun eksekutif.
[Nabire.Net]


slow but sure
Pemda dan DPRD Deiyai telah mengambil langkah yg tepat dan sesuai dengan aspirasi rakyat. Semoga kesepakatan dan suarat pernyataan yg dibuat tsb bermuara pada kenyataannya di lapangan. Mari ikuti sampai akhirnya.