Mahkamah Konstitusi (MK) meminta langsung Kapolres Nabire, AKBP Tagor Hutapea untuk melindungi semua saksi yang memberikan keterangan dalam sidang PHPU hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2014.
“Harap saksi diberikan keamanan khusus di wilayah Nabire dan Dogiai, Papua,” kata Ketua MK, Hamdan Zoelva, dalam persidangan melalui teleconference di Gedung MK, Kamis (14/8).
Perlindungan itu, menurut Hamdan agar jalannya sidang sengketa Pilpres berjalan lancar hingga putusan yang rencannya akan dilakukan pada tanggal 21 Agustus 2014.
Atas dasar itu, Hamdan meminta kepada segenap jajaran aparat pengamanan di Papua untuk memberikan pengamanan khusus kepada para saksi yang berasal dari Papua itu.
Menanggapi permintaan Ketua MK, Kapolres Nabire Tagor Hutapea berjanji akan memberikan perlindungan terhadap para saksi yang memberikan keterangan di MK.
“Baik, akan kami amankan, Yang Mulia,” demikian Tagor.
Leave a Reply