Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kabupaten Nabire, menegaskan, menolak gerakan Islamic State Irak and Syria atau yang lebih dikenal dengan nama ISIS.
Hal tersebut diungkapkan Wail Sekretaris LDII kabupaten Nabire Sugiono.
Menurut Sugiono, ISIS adalah gerakan radikal dari timur tengah yang bertentangan dengan ideologi pancasila dan ajaran agama apapun.
Dijumpai saat ditanyakan tentang hal tersebut, Sugiono beserta anggota LDII di Nabire, sedang mengadakan kegiatan pengajian rutin bersama yang juga ikut dihadiri oleh Kapolres Nabire AKBP Tagor Hutapea, yang diwakili AKP Nunuk Haryono. dan Kepala Kantor Kementerian Agama Reki Lumentah.
Dalam pengajian tersebut, baik Kepala Kementerian Agama Nabire dan AKP Nunuk Haryono, meminta agar warga Nabire saling menjaga toleransi antar umat beragama agar terciptanya kerukunan dan kedamaian.
riyantirmidzi
pahamkan ideologi berbangsa dan beragama serta tanamkan budi pekerti yang mulia agat tak mudah terpengaruh hal-hal negatif semacam ISIS.