Landasan Papua Benahi Pendidikan Dasar, Administrasi & Tata Kelola Pemerintahan Kampung Kepada Distrik Moora, Uwapa & Teluk Kimi Nabire
Pemerintah Indonesia didukung Pemerintah Australia melalui Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) dan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) melaksanakan Pelatihan pendampingan penyusunan standar pelayanan minimum di bidang pendidikan dasar, bidang pemerintahan kampung dan bidang administrasi di Nabire.
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Mahavira II dan Swis Home Stay Nabire selama 3 hari dari tanggal 14-16 Maret 2018, diikuti oleh Guru, Aparat Kampung dan Kader Kampung dari Distrik Uwapa, Distrik Teluk Kimi dan Distrik Moora.
Untuk pelatihan standar pelayanan minimum di bidang pendidikan dasar, diikuti oleh para Kepala Sekolah, Komite dan Operator Sekolah dari ketiga Distrik tersebut.
Standar pelayanan minimum bertujuan agar setiap sekolah dapat diakreditasi dan mendorong transparansi di bidang pendidikan dengan indikator standar pelayanan sekolah, serta sarana dan prasarana sekolah seperti perpustakaan, kurikulum, tenaga pendidik, dan lainnya.
Sementara untuk bidang pemerintahan kampung yang diikuti Kepala Kampung, Bendahara dan Bamuskam, tujuan utamanya adalah untuk pembenahan tata kelola pemerintah kampung demi mewujudkan Good Government yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan transparan.
Sedangkan untuk bidang administrasi atau Sistem Administrasi dan Informasi Kampung (SAIK) diikuti 32 kader kampung dari Distrik Uwapa, Teluk Kimi dan Moora, dengan tujuan untuk menuju tata kelola pemerintah yang baik dan mandiri.
Salah seorang peserta pelatihan, Mustamarudin yang menjadi guru honorer di SMA Negeri 7 Distrik Uwapa Nabire mengatakan, pelatihan dan pendampingan oleh Landasan Papua sangat penting mengingat sumber daya yang ada di kampung masih terbatas khususnya di bidang pendidikan.
“Kami bisa paham bagaimana membuat laporan, membuat rencana kerja sekolah, rencana anggaran sekolah dan lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar,” Tutup Mustamarudin.
[Nabire.Net]






Tinggalkan Komentar