INFO NABIRE
Home » Blog » Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pencegahan HIV/AIDS di Nabire

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pencegahan HIV/AIDS di Nabire

(Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pencegahan HIV/AIDS di Nabire)

Nabire, 18 September 2024 – Dalam upaya mengatasi meningkatnya angka infeksi HIV/AIDS, lintas sektor di Kabupaten Nabire menggelar kegiatan pencegahan infeksi menular seksual (IMS) yang menjadi pintu masuk utama HIV/AIDS. Kegiatan ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga terkait dengan tujuan untuk menghasilkan kebijakan yang efektif dalam upaya pencegahan sebelum infeksi menular seksual berkembang menjadi HIV/AIDS.

Paula Pakage selaku Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Nabire, mengatakan, kegiatan ini diharapkan mendapatkan dukungan dari pemerintah, terutama dalam bentuk program penanganan IMS dan HIV/AIDS.

“Program ini tidak hanya menyasar para pekerja seks di lokalisasi, tetapi juga komunitas yang lebih luas, seperti kafe, bar, serta pemukiman warga yang dihuni oleh anak muda yang rentan terpengaruh dampak negatif dari pergaulan bebas,” kata Paula Pakage, di sela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappeda Nabire, Selasa (17/09).

Menurutnya, pada bulan April 2024, kegiatan pemeriksaan telah dilakukan di Lokalisasi Samabusa, di mana terdapat sekitar 100 pekerja seks perempuan yang berisiko tinggi tertular dan menularkan HIV. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya deteksi IMS dan HIV positif di kalangan mereka. Untuk itu, upaya preventif seperti penggunaan kondom terus didorong agar masyarakat Nabire terlindungi dari penularan yang semakin meningkat.

Kegiatan ini melibatkan beberapa OPD dan pihak terkait, termasuk:

  • Dinas Kesehatan Nabire

  • Bappeda

  • LSM yang bergerak di bidang kemanusiaan dan HIV/AIDS

  • Klinik Santo Rafael

  • Puskesmas Samabusa

  • Puskesmas Wonorejo

Sejauh ini, kegiatan pencegahan di tahun 2023/2024 masih berjalan dengan keterbatasan anggaran, sehingga beberapa langkah harus dilakukan secara mandiri. Namun, pihak penyelenggara berharap adanya dukungan lebih lanjut dari Pemda Nabire, terutama dalam hal fasilitas dan pendanaan yang cukup, agar program ini bisa berjalan lebih optimal dan melibatkan semua pihak secara kolaboratif.

(Ketua KPA Kabupaten Nabire, Paula Pakage)

“Kerja sama lintas sektor dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah sangat penting untuk memerangi penyebaran HIV/AIDS secara efektif. Diharapkan, dengan sinergi semua pihak, langkah preventif dapat segera diambil guna mengurangi angka penularan HIV/AIDS di Nabire,” pungkas Paula Pakage.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.