INFO NABIRE
Home » Blog » Kapal Gunung Dempo Segera Berlayar, Diperkirakan Kembali Layani Nabire Pertengahan Agustus

Kapal Gunung Dempo Segera Berlayar, Diperkirakan Kembali Layani Nabire Pertengahan Agustus

(Kapal PELNI KM Gunung Dempo)
(Kapal PELNI KM Gunung Dempo)

Nabire, Kabar baik bagi masyarakat Nabire yang mengandalkan transportasi laut. Kapal PELNI KM Gunung Dempo diperkirakan akan segera menyelesaikan proses docking atau perawatan rutin di DKB 1 Tanjung Priok, Jakarta, dan kembali beroperasi dalam waktu dekat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Nabire.Net, pada Kamis (7/8/2026), KM Gunung Dempo telah menyelesaikan tahapan pengecatan lambung kapal. Setelah itu, kapal memasuki proses penggenangan sebelum dipindahkan dari Galangan Kalpataru menuju Dermaga Derek Bongkok yang masih berada di kawasan DKB 1 Tanjung Priok. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kapal diprediksi mulai kembali berlayar pada 9 Agustus 2026.

Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Nabire, Robby Munardi, mengatakan proses perawatan kapal berjalan sesuai jadwal. Ia memperkirakan KM Gunung Dempo sudah dapat kembali melayani masyarakat Papua Tengah, khususnya melalui Pelabuhan Nabire, pada pertengahan Agustus 2026.

“Diperkirakan pada pertengahan Agustus KM Gunung Dempo sudah bisa kembali melayani masyarakat Papua Tengah, khususnya di Pelabuhan Nabire,” ujar Robby, Jumat (07/08).

Selama KM Gunung Dempo menjalani docking yang dimulai sejak 15 Juli 2026, PT Pelni telah menyiapkan langkah antisipasi agar kebutuhan transportasi laut masyarakat tetap terpenuhi. Perusahaan melakukan pengalihan rute (rerouting) terhadap dua armada lainnya, yakni KM Ciremai dan KM Dobonsolo, yang dijadwalkan singgah di Pelabuhan Nabire hingga akhir Agustus.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas penumpang dan distribusi logistik dari dan menuju Papua Tengah selama kapal utama masih menjalani pemeliharaan.

Pada bulan Agustus, masyarakat Nabire tetap dapat menggunakan layanan KM Ciremai yang melayani berbagai tujuan, antara lain Sorong, Serui, Jayapura, Ambon, Baubau, Makassar, Surabaya, Tanjung Priok, hingga Cilegon.

Sementara itu, KM Dobonsolo tetap beroperasi melayani rute dari dan menuju Makassar, Surabaya, Tanjung Priok, Biak, Jayapura, Manokwari, Sorong, Baubau, serta sejumlah pelabuhan lainnya sesuai jadwal pelayaran.

Pelni juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket hanya melalui saluran resmi. Robby mengimbau calon penumpang melakukan transaksi di loket resmi PT Pelni Nabire yang berada di Nabarua atau melalui aplikasi Pelni Mobile untuk menghindari praktik percaloan.

Menurut Pelni, perusahaan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami penumpang apabila membeli tiket melalui pihak yang tidak resmi. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dan memastikan tiket diperoleh dari kanal penjualan yang telah ditunjuk.

Selain itu, calon penumpang juga diimbau untuk selalu memantau informasi jadwal keberangkatan karena operasional kapal sewaktu-waktu dapat mengalami perubahan akibat kondisi cuaca maupun faktor teknis lainnya. Penumpang disarankan datang lebih awal ke pelabuhan serta menyiapkan dokumen perjalanan sebelum keberangkatan.

Dengan hampir rampungnya proses docking KM Gunung Dempo, masyarakat Nabire dan wilayah Papua Tengah diharapkan segera kembali memperoleh layanan transportasi laut yang lebih optimal. Kehadiran kapal ini menjadi salah satu sarana penting yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang antarpulau di kawasan timur Indonesia.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.