Klasis GKI Paniai : Hendaknya Paskah Bukan Dirayakan Secara Seremonial Saja Tapi Perlu Dimaknai & Ditindaklanjuti Dengan Pemulihan & Pembaharuan Hidup
Umat kristiani di seluruh dunia, akan merayakan hari paskah tahun 2014, begitu juga dengan umat kristiani yang berada di kota Nabire, tentunya sebelum memasuki raya paskah, umat kristiani telah melewati 7 minggu kesengsaraan atau masa raya pra paskah. Berbagai kegiatan maupun ibadah perayaan paskah telah disiapkan oleh masing-masing denominasi yang ada.
Di lingkungan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Klasis Paniai, akan diadakan ibadah Paskah gabungan yang berlangsung hari senin (21/04/2014).
Menurut Sekretaris Klasis GKI Paniai, Pdt Linda Upessy S.Th, M.Pd, dalam memaknai pengorbanan dan kematian Yesus Kristus, janganlah sekedar dirayakan secara seremonial saja, tapi harus dimaknai dan ditindaklanjuti dengan pemulihan dan pembaharuan hidup.
Ditambahkan Pdt Linda Upessy, tanpa kebangkitan Kristus, maka sia-sialah iman percaya kita, tanpa kebangkitan Kristus, percuma kita melakukan ibadah selama ini.
Sesuai keputusan rapat kerja ke II Klasis GKI Paniai, ibadah gabungan GKI Klasis Paniai akan diadakan pada hari senin (21/04/2014) atau paskah hari kedua.
Klasis GKI Paniai menghimbau kepada seluruh jemaat agar merayakan Paskah dengan iman dan percaya, dan semoga makna paskah bisa menjadi momen pembaharuan hidup kita baik pribadi, di tengah keluarga, dan di masyarakat.
Ibadah perayaan Paskah 2014 di GKI Klasis Paniai, mengangkat Tema “Kebangkitan yang memulihkan kehidupan”, dan sub Tema, “Kebangkitan Yesus Kristus, mendorong umat kristen untuk bersaksi melakukan kebenaran, kasih, dan pengampunan”.
(Alexander Saudila/RRI Nabire)



Leave a Reply