INFO PAPUA
Home » Blog » Kisah Frits Julian Wissel Saat Menemukan Danau Paniai, Tigi, Tage

Kisah Frits Julian Wissel Saat Menemukan Danau Paniai, Tigi, Tage

(Danau Paniai/Foto.Trustrip)

Jayapura – Papua tidak hanya memiliki Danau Sentani, Papua juga memiliki danau indah lainnya. Danau ini yaitu tiga danau di Paniai, danau ini terletak di dataran tinggi Papua. Sedangkan Danau Sentani terletak di dataran rendah pesisir utara Papua.

Danau-danau di Paniai yaitu Danau Paniai, Danau Tigi dan Danau Tage ini dikenal di dunia, diawali oleh penemuan tidak sengaja oleh pilot pesawat asal Belanda yang terbang di atas Paniai. Pilot ini bernama Frits Julius Wissel, ia terbang di atas Paniai pada hari terakhir di tahun 1936.

Saat itu Frits Wissel secara tak sengaja melihat sebuah danau besar dengan kano di bawahnya. Dengan kamera Leicanya, ia mengambil foto pertama dari angkasa; selama penerbangan berulang, dapat diketahi bahwa ada orang yang menghuni bagian tengah pegunungan tersebut yang belum dikenal.



Suku Mee penduduk Paniai tiba-tiba kaget, munculnya seekor burung besi yang belum pernah mereka lihat melintas di atas kepala mereka sehingga menimbulkan kepanikan yang luar biasa diantara mereka, baik suku Mee yang sedang berada di kebun maupun di tengah danau.

Pada saat pesawat melintas di atas danau, para wanita suku Mee yang sedang memancing segera meloncat keluar dari perahu mereka. Kejadian ini sangat berkesan oleh suku Mee yang menyaksikannya. Karena pada waktu itu suku Mee hidup dalam keterisolasian terhadap dunia luar dan tetap berpegang pada cara hidup tradisional yang dimilikinya.

Maka ketika sekonyong-konyong mendapat kunjungan dari orang asing, mereka sama sekali tak punya gambaran tentang siapa dan darimana orang asing berkulit putih tersebut berasal. Sehingga timbul pertanyaan dalam hati mereka, apakah orang asing berkulit putih itu juga manusia? Apakah mereka arwah? Jika benar arwah, apakah mereka arwah yang baik atau arwah yang jahat? Atau, barangkali mereka merupakan arwah para leluhur?

Karena terpesona dengan keindahan Danau Paniai, Tigi, Tage, Frits Wissel memutuskan untuk mendarat dan menikmati eksotisme ketiga danau tersebut dari dekat.

Sebagai tanda hormat kepada Wissel, suku Mee dengan senang hati menamai danau ini sebagai Danau Wissel (Wisselmeren). Kata Wisselmeren berasal dari bahasa Belanda yang memiliki arti danau-danau Wissel. Nama tersebut bertahan untuk jangka waktu lama.

(Anton Colijn, Frits Wissel & Jean Jacques Dozy saat melaksanakan ekspedisi Carstensz, tahun 1936/Foto.Wikipedia)

Pada saat pemerintah Indonesia mengambil alih daerah ini dari Belanda, nama Danau Wissel pun otomatis diganti menjadi nama dalam bahasa Indonesia.

Ada tiga danau di Paniai yaitu Danau Paniai, Danau Tigi, dan Danau Tage. Diantara ketiga danau tersebut, Danau Paniai adalah yang terluas.

[Nabire.Net/Hari Suroto]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.