Kericuhan di Dogiyai: 1 Warga Tewas, 1 Anggota TNI dan 2 Polisi Terluka Akibat Serangan Panah

Dogiyai, 6 Mei 2025 – Situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai memanas setelah terjadi kericuhan yang mengakibatkan satu warga sipil meninggal dunia, serta satu anggota TNI dan dua anggota kepolisian mengalami luka-luka akibat serangan panah dari orang tak dikenal (OTK), Senin (5/5/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Nabire.Net, kericuhan bermula saat seorang anggota TNI yang sedang joging sore dipanah oleh OTK. Insiden ini memicu aksi pengejaran oleh aparat, hingga salah satu pelaku berhasil diamankan di Pos Satgas Yonif 756.
Namun, situasi memanas kembali ketika pada malam harinya, Mapolsek Kamuu diserang OTK. Dua anggota Polsek menjadi korban serangan panah dalam kejadian tersebut.
Tragisnya, seorang warga sipil bernama Yosef turut menjadi korban dan ditemukan meninggal dunia di perumahan Komplek Eselon II, tepatnya di rumah mantan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Daniel.
Hingga malam hari, pos polisi masih menjadi sasaran serangan panah dari OTK. Aparat keamanan pun tetap bersiaga menghadapi kemungkinan serangan lanjutan.
Pada Selasa pagi (6/5/2025), sebanyak 65 personel gabungan dikerahkan ke lokasi—terdiri dari 30 personel Brimob dan 35 anggota polisi umum.
Hingga saat ini, kondisi di Dogiyai dilaporkan masih terkendali meskipun aparat tetap dalam status siaga penuh.
[Nabire.Net]


Tommy Thamrin
otk itu tembak mati sj, karna tdk pernah d adili secara hukum