Kebakaran Rumah Warga di Zipur Diduga Akibat Korsleting Listrik, Damkar Papua Tengah Soroti Minimnya APD
Nabire, 10 Juni 2026 – Sebuah rumah milik warga di kawasan Zipur dilalap si jago merah pada Selasa (9/6/2026) malam sekitar pukul 22.38 WIT. Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang memicu api dengan cepat membesar.
Rumah tersebut diketahui milik Oktovianus Helabi (44). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, baik dari pihak penghuni, petugas pemadam kebakaran maupun relawan yang terlibat dalam proses penanganan.
Laporan kejadian diterima petugas Damkar Provinsi Papua Tengah pada pukul 22.38 WIT dari pelapor bernama Ragil Nilan Safitri. Empat menit kemudian, tepat pukul 22.42 WIT, Regu II Piket Siaga Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 22.50 WIT.

Petugas segera melakukan upaya pemadaman dan evakuasi mulai pukul 22.55 WIT hingga proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 23.30 WIT.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah beserta dua unit sepeda motor, perabotan rumah tangga, dan sejumlah surat-surat penting hangus terbakar. Kerugian materiil diperkirakan cukup besar.
Dalam laporan resminya, Damkar Provinsi Papua Tengah juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat segera menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi seluruh personel pemadam kebakaran. Saat ini, petugas mengaku belum memiliki APD yang dapat digunakan saat bertugas di lapangan, meski perlengkapan tersebut disebut tersedia di gudang namun belum didistribusikan.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan petugas yang setiap saat menghadapi risiko tinggi dalam menjalankan tugas penyelamatan dan pemadaman kebakaran.
Masyarakat juga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran, terutama pada malam hari ketika sebagian besar penghuni sedang beristirahat.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]





Tinggalkan Komentar