Kasus HIV/AIDS Di Nabire Sampai Februari 2014 Sebanyak 3503 Kasus, Ketiga Tertinggi Se-Papua
Peningkatan penyakit HIV/AIDS di kabupaten Nabire, setiap hari semakin bertambah. Sesuai data terkini sampai bulan februari 2014, jumlah kasus HIV/AIDS di Nabire sebanyak 3503 kasus, dan menduduki urutan ketiga di Papua setelah Timika dan Jayapura.
Hal ini diungkapkan dr Sayori pada acara Nabire Menyapa di RRI Nabire, Senin pagi (24/03/2014). Menurut dr Sayori, Penyakit HIV/AIDS sudah bukan hal yang tabu untuk diperbincangkan lagi, karena penyakit tersebut sudah merambah ke tatanan rumah tangga dan keluarga termasuk bayi dan anak-anak. Sementara rata-rata penderita adalah pada saat usia produktif.
Untuk upaya pencegahan dan penanggulangannya, pihak medis baik Dinas kesehatan, Rumah Sakit maupun Puskesmas telah berupaya semaksimal mungkin, namun juga diperlukan peran serta dari masyarakat untuk terlibat dan bertanggungjawab.
Sementara itu Ketua Pokja HIV/AIDS RSUD Nabire, dr Elfaiz, mengatakan HIV hanya bisa dikendalikan ketika warga atau pasien dengan rela memeriksakan diri dan tidak menunggu parah dulu baru memeriksan diri di Rumah Sakit atau Puskesmas. Oleh karena itu diharapkan setiap orang untuk memeriksakan dirinya secara dini. Pasien yang positif HIV akan diberikan obat ARV (anti Retro Viral) secara gratis yang berfungsi untuk mengurangi dan menekan virus HIV dalam darah dalam waktu 6 bulan.
(Alexander Saudilla)


Leave a Reply