Kasus Covid-19 di Nabire Terus Bertambah, Capai 16 Kasus Baru

Nabire, Kasus Covid-19 di kabupaten Nabire kembali bertambah. Tercatat ada 16 kasus baru terkonfirmasi hingga Minggu (06/02), dari total 811 kasus.
Hal itu sesuai data infografis yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 kabupaten Nabire, Seksi Imunisasi & Surveilans, Dinkes Nabire, Minggu, (06/02).
Hal itu dibenarkan Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Nabire, dr. Frans Fernando Sayori, M,Kes, kepada Nabire.Net, Minggu sore (06/02).
Dijelaskan dokter Sayori, dari 16 pasien terkonfirmasi, semuanya saat ini menjalani isolasi mandiri dengan gejala ringan.
Dokter Frans Sayori juga meminta agar semua pihak lebih berhati-hati dan menjaga protokol kesehatan.
Ia meminta agar warga Nabire tidak bermain-main dengan Covid-19 atau menganggap remeh kasus ini, apalagi mengaitkannya dengan hal-hal yang tidak benar, karena semua data tercatat dan dilaporkan langsung ke dirinya.
“Data saya bahkan rekap sendiri dari laporan yg masuk ke saya disertai data pendukung lengkap yang langsung terkoneksi dengan aplikasi all record Kementerian Kesehatan,” tegas dokter Sayori.
Jika ada pihak-pihak yang meragukan kasus ini, dokter Sayori siap membeberkan bukti data yang jelas sehingga warga Nabire tidak menganggap bahwa kasus ini adalah hal yang tidak benar.
Selain itu dia juga berharap pemerintah kabupaten Nabire bisa memperkuat pengawasan di setiap pintu masuk Nabire seperti Bandara dan Pelabuhan Laut, dan mempercepat vaksinasi dan tingkatkan prokes.
Ketika ditanyakan apakah ada rencana pemberlakukan PPKM Level 3 di Nabire, dokter Sayori mengatakan, belum ada arahan dari Bapak Bupati.
“Kita masih terus mewaspadai lonjakan kasus, karena Timika dan Paniai kasusnya sudah tinggi. Jayapura dan Yapen pun demikian,” ungkapnya.
Terkait pintu masuk lewat darat, dokter Sayori menjelaskan, perlu dilakukan pertemuan lintas sektor dan lintas batas bersama se-Meepago. Ia memohon perhatian serius dari pemerintah kabupaten se-wilayah Meepago.
“Saya cuma mengingatkan bahwa varian ini dari Afrika dan mirip gen Papua, jika sekali kena dan menyebar serta bergejala berat, apalagi belum divaksin, maka akan sangat berbahaya
Sementara itu hingga hari Sabtu (05/02), cakupan vaksinasi di Nabire terus mengalami peningkatan walaupun tidak terlalu drastis.
(Baca Juga : Cakupan Vaksinasi Covid19 di Nabire Akhirnya Capai 50.45%)
Berdasarkan data tersebut, untuk vaksinasi dosis pertama mencapai 49.133 jiwa atau 53.78%. Sementara untuk suntikan dosis kedua baru mencapai 38.891 jiwa atau 42.57%.
Sementara untuk vaksinasi dosis ketiga telah mencapai 471 orang atau 0.52%.
[Nabire.Net]




Leave a Reply