Pasca bentrok antar massa pendukung kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut dua dan tiga di Kabupaten Intan Jaya, yang sudah berangsur dua hari ini semenjak pleno penghitungan suara hasil pemilihan. Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI H. Siburian, Komisioner KPU Provinsi Papua dan Ketua Bawaslu Provinsi Papua Pegy Watimena langsung mendatangi Sugapa guna memantau secara langsung situasi dan kondisi Sugapa yang merupakan ibu kota Intan Jaya, sabtu pagi 25 februari 2017.
Dalam kunjungan Kapolda Papua bersama Pangdam XVII Cenderawasih sempat terjadi bentrok antar kelompok yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia serta pembakaran satu unit rumah saat pertikaian terjadi. Melihat hal tersebut Kapolda langsung menemui kedua belah pihak guna agar tak saling serang. Kapolda di depan ribuan massa simpatisan pendukung nomor urut dua menghimbau agar tetap menahan diri dan mengikuti aturan yang berlaku karena ini merupakan negara hukum.
“Saya harap kedepan seluruh masyarakat yang ada jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,”kataWaterpauw.
Ditempat yang sama juga Kapolda Papua dan Pangdam mendengarkan aspirasi masyarakat yang meminta dan menuntut agar adanya proses hukum terhadap salah oknum kandidat, yang mengunakan senjata api dalam aksi yang terjadi, sehingga menewaskan dua warga sipil. Selain itu mereka menyampaikan penolakan terhadap pemimpin yang bukan asli suku Moni.
“Kami dari pihak kepolisian maupun TNI akan memproses hukum apabila ada oknum yang mengunakan senjata api, apalagi mengakibatkan nyawa seseorang terancam. Tapi perlu diketahui yang diberikan kewenangan untuk mengunakan senpi hanya aparat keamanan negara yaitu Polri maupun TNI, dan tidak diperbolehkan masayarakat sipil,”tegas Waterpauw.
Sementara itu Pandam XVII Cenderawasih Mayjen TNI H. Siburian menyampaikan agar semua masalah yang telah terjadi diserahkan ke pihak berwajib dan harus menahan diri dengan isu-isu yang dapat merugikan diri sendiri. “Kita semua merupakan umat tuhan, jadi kita harus berjiwa Kristus. Dan harus memiliki jiwa mengasihi. Kalaupun ada oknum yang tidak bertanggungjawab nantinya akan diporeses oleh pihak kepolisian, sehingga diharapkan semua bisa menahan diri,”kata Pangdam.
Seperti diketahui ada empat pasang calon yang mengikuti pilkada di Kabupaten Intan Jaya mereka adalah nomor urut 1 yaitu Bartolomius Mirip-Deni Miagoni, nomor urut 2 yaitu Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme, nomor urut 3 yaitu Natalis Tabuni-Yan Kobogeyau dan nomor urut 4 yaitu Thobiaz Zonggonau-Hermanus Miagoni.
Leave a Reply