Ini Pesan Khatib Sholat Idul Fitri 1444 H Warga Muhammadiyah di Nabire Papua Tengah

Nabire, Warga Muhammadiyah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, melaksanakan sholat Idul Fitri 1444 H / 2023, dipusatkan di Komplek Pendidikan Muhammadiyah (SMP/SMA dan Panti Putra) Bumi Wonorejo, Jumat (21/04/2023).
Bertindak sebagai Imam dalam sholat Idul Fitri ini yaitu Bapak Ngadenu, S.Ag. Sedangkan Khatib atas nama Bapak Sarimin, S.Pd.
Dalam ceramahnya, Bapak Sarimin, S.Pd., mengatakan, kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia, baru saja meninggalkan bulan Ramadhan 1444 H/2023 M, suatu bulan yang sangat istimewa.
“Di bulan Ramadhan setiap mukmin berpuasa selama sebulan karena panggilan iman dan mengharapkan keridhaan Allah. Tidak ada motivasi selain keridhaan Allah. Inilah manifestasi dari persaksian Laa ilaaha illallah, tidak ada ilah kecuali Allah, tidak ada yang mempengaruhi hati kecuali Allah, ketaatan mutlak hanya kepada Allah. Puasa Ramadhan adalah pelatihan agar semua amalan yang kita lakukan, kita dedikasikan untuk Allah”, kata Bapak Sarimin.
Dikatakan, di bulan Ramadhan yang lalu, semestinya kita telah mengidentifikasi dan membuat daftar amal buruk dan amal laghau apa yang pernah kita lakukan. Kemudian kita laporkan kepada Allah, meskipun Allah lebih maha mengetahui. Kemudian satu persatu kita nyatakan penyesalan atas keterlanjuran dan kekhilafan tersebut, bertaubat, dan mohon ampun kepada-Nya. Mudah-mudahan Allah telah mengampuninya. Selanjutnya kita membuat komitmen untuk menjauhi amal suu’ dan laghau tersebut sejauh-jauhnya.
Lanjut kata Bapak Sarimin, umat juga seharusnya telah mengidentifikasi dan membuat daftar amal shaleh yang telah berhasil kita lakukan untuk kita syukuri dan tingkatkan pada masa-masa selanjutnya. Apakah amal shaleh telah terlaksana menjadi pilar penting kebiasaan hidup kita.
“Marilah kita berkomitmen menegakkan pilar-pilar amal shaleh tersebut pada diri kita masing-masing dengan menjadikan awal shalat fardhu, waktu sahar, dan waktu dhuha sebagai waktu terpenting kita untuk Allah, yang tidak boleh diganggu apalagi dikalahkan untuk kepentingan lainnya kecuali yang diijinkan Allah. Pekerjaan, hobi, kesenangan, perniagaan, urusan lainnya, tidak boleh membuat lalai”, kata Khatib, Bapak Sarimin, S.Pd.
“Kita sambut bulan Syawwal dan bulan-bulan selanjutnya dengan semangat baru, dan memohon kepada Allah agar berkenan membimbing kita senantiasa berada di jalan-Nya yang lurus”, tandas Sarimin, S.Pd.
Sebagai informasi, sholat Idul Fitri dimulai pukul 07.05 WIT.
Hadir dalam sholat Idul Fitri ini unsur Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Papua, Dr. Untung Muhdiarta.
(Baca Juga : Warga Muhammadiyah di Nabire Papua Tengah Gelar Sholat Idul Fitri 1444 H)
Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1444 H warga Muhammadiyah di Nabire berjalan dengan aman dan lancar.
[Nabire.Net]


Leave a Reply