INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Syukuran HUT YPPGI Ke 51 Di Nabire

Ibadah Syukuran HUT YPPGI Ke 51 Di Nabire

123

Ibadah Syukuran dalam memperingati Hari Ulang Tahun Yayasan Pendidikan Persekolaan Gereja-Gereja Injili (YPPGI) Papua di Kabupaten Nabire yang ke-51, berlangsung dihalaman SMA YPPGI Nabire jalan Surojo Tanoyo,Karang mulia, Nabire, jumat (19/09).

Ibadah syukur ini dihadiri oleh para Muspida, Undangan/Simpatisan, Alumni dan Alumnus YPPGI, Siswa/siswi Paud hingga SMA, serta para Guru dan PSW di Kabupaten Nabire. Ibadah syukur yang dilakukan dengan sorotan thema sentral “YPPGI mampu melakukan perubahan menuju Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera” serta Sub thema “Melalui Hut YPPGI yang ke-51 di Tanah Papua kita Tingkatkan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Nabire Menuju Nabire Baru” ini diawali dengan Senam dan Hymne dari TK YPPGI Raja Wali kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sejarah berdirinya YPPGI di Kabupaten Nabire oleh Kepala Kantor YPPGI Kabupaten Nabire, Andris W. Uriway,A.Ma.Pd.

Menurutnya Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Gereja-Gereja Injili disingkat YPPGI adalah wadah yang didirikan oleh gabungan organisasi oleh para misionari dan Gembala (Pendeta) lima puluhan tahun yang silam, yang dimulai dari daerah pedalaman Paniai dan Anggi Manokwari serta Tiom wilayah Balim yang pada waktu itu di sebut Jayawijaya bagian Timur dan berpusat di Sukarna Pura atau yang sekarang disebut Jayapura. Klasis / Badan mula-mula yayasan ini di bentuk oleh tujuh Badan Gereja diantaranya Misi CAMA, Misi ABMS, Misi UFM TEAM serta misi ZGK.

Seorang penginjil Misionaris yang diutus pada waktu itu oleh CAMA adalah Ev.Christian D. Paksoal yang bertugas membawa guru-guru pengajar untuk di tempatkan di Nieuw Guinea (Papua) lebih khusus wilayah Wisel Meren. Christian D. Paksoal memimpin yayasan ini selama dua periode (1963-1967 dan 1967-1970). Pada tanggal 19 September 1963 telah didirikan di Enarotali sebuah wadah dengan diberi nama Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Gereja-Gereja Injili di Irian Barat yang di singkat YPPGI.

Yayasan ini berdiri pada awal pengalihan pemerintah Nieuw Guinea mulai dari tingkat Sekolah Kampung (Dorp School A & B) serta Sekolah Rakyat yang berpola asrama yang di sebut YVVS & MVVS ke pemerintah Indonesia. Untuk wilayah Nabire, YPPGI mulai melakukan pelayanan pada tahun 1969 ditandai dengan dibukanya SD YPPGI Karanga Tumaritis Nabire oleh Septer Woromboni kemudian diganti dengan Kilion Rumkorem. Namun adanya kericuhan antar sesama pengurus maka SD YPPGI Karang Tumaritis kemudian diambil alih oleh dinas Pendidikan Nabire dan mengganti dengan nama SD Negeri II Nabire pada tahun 1975. Mantan PSW YPPGI R.J.Tetelepta kemudian membuka SGB YPPGI, kemudian SMU YPPGI dan SD serta SMP YPPGI Karang mulia hingga kini sudah bertambah lagi dengan Paud dan TK untuk Kabupaten Nabire” ungkap Andris W. Uriway,A.Ma.Pd.

Dilanjutkan dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Ev. Yulian Pigome S.Th dengan pembacaan Firman Tuhan dari Kitab Injil Matius 28:20. Dalam Khotbahnya dikatakan bahwa pentingnya orang yang sudah berubah karena perubahan bukan datang dari luar tetapi perubahan keluar dari diri seseorang yang dikeluarkan melalui Iman dan Hati (Roma 12:21), karena Iman tanpa Perbuatan pada hakekatnya adalah mati sesuai dengan Ibrani 11:1. Oleh karena itu dari hati akan terpancar kehidupan yang mengeluarkan power yang besar untuk mengubah sesorang oleh karena Injil itu adalah Kekuatan untuk mengubah seseorang karena Injil itu sendiri adalah Allah (Yohanes 1:1-3). Dari akhir refleksinya diingatkan bahwa memori anak-anak yang kosong ini perlu diisi dengan nuansa doktrin-doktrin Kristen dengan demikian akan muncul perubahan besar di tengah-tengah kota Nabire.

Pdt. Thomas Degei S.Th selaku Ketua Klasis Kingmi Kabupaten Nabire dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Sekertaris Klasis Pdt. Oilah Mordekai S.Th, mengajak kepada umat agar selalu menjaga nama baik YPPGI karena ini merupakan peninggalan dan asset dari para misionari agar selalu berkomunikasi dan bersaing secara sehat dengan pihan yayasan manapun untuk memuridkan umat Tuhan sesuai dengan tripanggilan Gereja dan kiranya YPPGI tetap eksis selalu hingga Maranatha (Tuhan datang Kembali).

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire Reki Lumentah,S.Pd.K yang turut hadir pada acara ini ikut memberikan Apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada YPPGI yang telah lama hadir di tanah Papua secara khususnya di Kabupaten Nabire dan telah berkarya bersama pemerintah dalam memajukan Pendidikan di Kabupaten Nabire hingga kini telah mencapai usia 51 tahun. Harapannya dengan bertambahnya usia ini kiranya alumni YPPGI dapat memberikan terobosan-terobosan baru baik di pemerintahan maupun swasta. Melihat adanya krisis moral dewasa ini maka YPPGI juga harus mulai berbenah dan lebih meningkatkan kualitas pendidikannya terutama dalam penerapan kurikulum baru yang harus dicapai oleh pengurus sekolah di bawah YPPGI.

Rangkaian Ibadah syukur ini diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun serta penyerahan hadiah bagi para juara yang mengikuti berbagai kegiatan lomba dalam memeriahkan HUT YPPGI. Selamat HUT YPPGI Ke-51, Selamat Berkarya di Tanah Papua.

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.